KEAJAIBAN BASMALAH

Bungsuku ingin bermain di luar bersama temannya. Ia berusaha membuka pintu depan yang tidak terkunci. Tangan mungil jagoan berumur empat tahun itu memegang gagang pintu dan menariknya ke bawah, tapi pintu tak kunjung terbuka.

“Ihh …, susah bener! Tidak bisa dibuka!”

Aku yang memperhatikan dari ruang tengah melalui pintu penghubung, tidak serta merta membantunya. Ingin melihat sampai di mana usahanya. 

“Ishh dah …, tidak bisa dibuka!" Ia mencoba kembali, "Ihhhh ... kenapa susah sekali?! Ummiii …!” 

Bungsuku mulai menyerah. Dengan kesalnya, ia memanggilku. Berharap bantuan ibunya ini.

“Coba baca bismillah dulu, Dek.”

“Bismillahir-rahmanir-rahim,” ucapnya terbata-bata. Ia belum lancar melafashkan kalimat basmalah itu dengan sempurna. Lalu, ia kembali mencoba membuka pintu. Terdengar suara pintu terbuka.

“Haa … bisa, Mi!” Matanya membulat sempurna. Seulas senyum menyertai.

6 disukai 2 komentar 954 dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
@donnymr : Iyuupp 👍. Aamiin ya robbal alamiin.
Sederhana tapi powerfull, juga sebaliknya. Powerfull, tapi sedehana. Semoga di setiap desah nafas generasi berikutnya menderu bismillah....
Saran Flash Fiction