Ada yang lebih darurat dari hatiku sendiri.
tentang negeri yang tak kunjung sembuh.
tentang alam yang terus dilecehkan.
itu lebih penting ketimbang hati dua orang yang jatuh cinta.
jika kita abaikan.
kita berdua tidak akan bahagia.
luka tak hanya datang dari kamu atau dariku saja.
negeri yang hancur juga ikut menyakiti kita.
seolah kata setia di awal pertemuan akan berakhir selamat tinggal ketika negeri semakin tertekan.
Jatuh cintanya ku tunda dulu. Kamu masih punya kesempatan untuk memilih dan berlari. Bisa saja kamu membenciku yang terlalu ikut campur politik. Tapi bagiku ini demi keberlangsungan hidupku yang kian tersengal.
Dicintai seorang pria itu, impianku dan impian kebanyakan wanita. Tapi kehidupan yang benar-benar aman juga menjadi titik akhir yang yang harus terus di perjuangkan. Memerdekakan cinta sebelum negeri benar-benar merdeka sepertinya belum pantas dilakukan.
Sampai kapan kamu akan menundanya?
Jika itu pertanyaan yang muncul darimu. Aku belum tahu, aku tidak bisa memastikan. Karena sekarang semua serba berantakan.
Mungkin aku hanya bisa menjawab,
Suatu Hariā¦