Sehidup, Semati
Horor
Di suatu sambungan telepon,
"Hai, Na, kamu besok wisuda di mana?"
"Tenggara. Kamu?"
"Timur."
"Eh, bukan, aku di barat. Maaf aku salah inget hehe."
"Wah, jauh juga ya kita," Andre kecewa ia tidak bisa duduk di area yang sama dengan ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Sehidup, Semati
Shabrina Farha Nisa
Skrip Film
SUSUK
Ike Nuriva
Novel
Goyangan Pohon Beringin
Erika Oktavian
Cerpen
Pasar gaib di malem jumat kliwon
bagus aprilianto
Cerpen
Antara Nyata dan Bayangan
Ade Vina
Cerpen
Pesugihan Makhluk Pemakan Janin
Salim
Novel
Ghost Dormitory in Cairo
Mizan Publishing
Flash
Foto
aleu
Novel
THE EYE: Secret In The Shadow
Bilqis Fatturahman
Novel
Fantasteen Pangeran Mimpi Zera
Mizan Publishing
Skrip Film
BONGKAH
Aisyah
Novel
Red Water Park
Kirana marinta
Cerpen
Aroma Kopi Di Bangunan Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Awal dari Akhir
Moment
Cerpen
Topeng di Kamar Bapak
Lirin Kartini
Rekomendasi
Flash
Bronze
Sehidup, Semati
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
IF THIS IS US...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Jalanan Bisa Menangis...
Shabrina Farha Nisa
Novel
The Corrs in My Veins
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Ketika Harapanmu Berbicara untukmu..
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Selalu Ada New York di Hatiku
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Hati Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Air Bisa Bernyanyi untukmu...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Ketika Takdir-takdirmu Berbicara kepadamu...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
A Mysterious Sign on A Red Sofa
Shabrina Farha Nisa
Novel
Nur AI
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
DINDING KAMAR MANDI, SANG SAKSI BISU
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Ketika Cita-citamu Datang Menyelamatkanmu..
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
JIKA RUMAH BISA NGOMONG....
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Agama Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa