Instruksi Hati

"Terjebak perasaan sendiri itu nggak nyaman loh Sara."

"Dari orok Gun, temenan, eh taunya datang ngelamar, padahal selama ini, ngobrol saja ngalur ngidul, nggak pernah soal cinta atau sejenisnya."

"Terus, hati mu bilang apa?"

"Bingung Gun, tapi kalau dipikir-pikir, kita berdua juga dari orok temenan, tapi kamu nggak aneh-aneh kayak si Juan itu, memang sih, hampir 7 tahun nggak tatap muka sama si Juan, secara pandemi juga, terus dia juga, lagi lanjut studi ke luar negeri, tapi kok tiba-tiba, chat, Sar, jangan kemana-mana, selesai studi gue lamar, sawan gue."

" Juan mungkin di cerita ini, cuma second Lead, tapi kenyataannya nasibnya beru tung, karena selangkah lagi, bisa bersatu dengan pemeran utama wanita, tapi lihat nasib main lead, tidak pernah sedetikpun jauh dari pemeran utama wanita, tapi kenyataannya, apes, ikuti saja instruksi hati, jodoh tak lari kemana." gumam Gunadi.

1.7K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Saran Flash Fiction