Bacot!

Aku membuka mata, membuka jendela, menarik napas panjang, lalu berkata pada pagi, “selamat datang mentari, hari ini akan indah.”

Pagi berlalu, siang menjelang. Aku menatap jendela dari balik meja kantor, dan tersenyum, lalu berkata, “selamat berjuang siang, hari yang berat akan berlalu. Jalani dengan penuh semangat!”

Tak berapa lama, sore beranjak seperti kilat. Aku menyapa tipis di tengah kemacetan kota dan jalanan yang penuh cerita, “selamat karena telah melalui hari ini, sabar sedikit lagi, maka semua lelah akan lenyap.”

Malam pun bertandang terlalu cepat. Aku berbaring menahan kantuk dan mengutuk, “sial! Bajingan! Dunia terlalu gelap!”

1 disukai 1K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Saran Flash Fiction