Surat Terakhir dari Rumah Nomor Tujuh
Misteri
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Hujan turun tepat ketika Alena menerima kunci rumah nomor tujuh.
Rumah tua itu berdiri di ujung jalan kecil, dikelilingi pohon kamboja dan pagar besi yang mulai berkarat. Cat dindingnya mengelupas, halaman depannya dipenuhi rumput liar, sementara jendela kayunya tampak rapuh dimakan usia.
Sudah hampir dua puluh tahun rumah itu kosong.
Namun, perempuan tua bernama Marni yang meninggal tiga minggu lalu justru mewariskan rumah tersebut kepada Alena.
Alena tidak mengerti alasannya.
Mereka memang saling mengenal, tetapi tidak pernah dekat. Marni hanya...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Sekolah yang tak pernah sepi
wlc
Cerpen
Surat Terakhir dari Rumah Nomor Tujuh
Aisyah Ariska
Flash
Cinderella's Shotgun
Silvarani
Novel
[true-story] Misteri Telaga Pelangi
Firdaus
Flash
Kamar Nomor 10
Onet Adithia Rizlan
Novel
Hero or Zero
Aylanna N. Arcelia
Novel
PROTOKOL PENGHAPUSAN
N. Y. YONS
Flash
Kapur
Ikhsannu Hakim
Flash
Lanjutan Si Kerudung Merah
Vika Rahelia
Novel
Digital Fortress
Mizan Publishing
Skrip Film
Sumpah Setia - Script
Deandrey Putra
Flash
Truntum
Nunik Farida
Flash
Api yang Berdamai dengan Hujan
Ravistara
Flash
Pesawat tanpa pilot
Mahmud
Flash
Kama
Gita Oktavia
Rekomendasi