Surat
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Ini bukan tentang maut. Ini tentang seutas senyum yang akan diabadikan oleh sepanjang hayat. Bahkan pemiliknya sanggup bertemu lagi di tahta surga. Begitu kata pemuka agama di kampung.
Berita itu hanyut dalam arus yang lembut. Mengetuk pintu ringkihku. Tetangga yang kuanggap Tukang Pos mengulurkan surat indah berwarna merah jambu. Menyadari hal itu, jantungku bak disambar petir. Aku tersenyum, namun masa depanku tergambar getir. Berdoa, semoga aku sedang berhalusinasi melihat hantu pembawa sebuah surat yan...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Surat
Titin Widyawati
Cerpen
Lentera Pecah
Alya Nazira
Cerpen
Sobari
Soerja HR Hezra
Cerpen
Sepotong Senja di Stasiun Lama
Gilbert kenjiro
Cerpen
Pelajaran dari Ban
Nuel Lubis
Cerpen
Dunia Cermin
Chiavieth Annisa06
Cerpen
Barang Biasa, Cerita Luar Biasa
Tresnaning Diah
Cerpen
The Lost's Neighborhood Serenity
Hafizah
Cerpen
KISAH DI BALIK HUJAN
Penulis N
Cerpen
Mirna
Wulan Dzifa
Cerpen
KARTU TAKDIR
Yumkiii
Cerpen
Pergi Dengan Angin
Viona fiantika
Cerpen
Menulis Haiku
Rafael Yanuar
Cerpen
Alien
Cassandra Reina
Cerpen
Mekarnya Mahkota Anggrek Larat
Angelica Eleyda Hitjahubessy
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Surat
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Dewa
Titin Widyawati
Flash
Sebuah Jalan
Titin Widyawati
Cerpen
Leher Putar
Titin Widyawati
Cerpen
Lampu
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Takdir Mati
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Nasib Ratusan Bumi
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Dunia Tanpa Sapu
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Hari-Hari Berat
Titin Widyawati
Novel
Badai Indah
Titin Widyawati
Cerpen
Rumah-ku
Titin Widyawati
Flash
Bronze
Musim Baru
Titin Widyawati
Cerpen
Punggung Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Dia Sofia
Titin Widyawati