Cerita Pendek Romantis Islami tentang Persahabatan, Perjuangan, dan Pernikahan
Tokoh:
Kamil — Pemuda sederhana, cerdas, tenang, dan bertanggung jawab.Fardhan — Sahabat Kamil yang humoris, setia, dan selalu mencairkan suasana.Yafiq — Sahabat yang bijaksana, rajin, dan menjadi tempat bertukar pikiran.Nayla — Gadis cerdas, anggun, ramah, dan memiliki hati yang lembut.Bariha Zhafira — Sahabat Nayla yang ceria, tegas, dan sangat perhatian.Bab 1 — Lima Nama di Bangku Sekolah
Namaku Kamil.
Jika ada yang bertanya kepadaku, apa kenangan paling indah dalam hidupku, mungkin aku akan menjawab: masa SMA.
Bukan karena masa itu selalu mudah. Justru, masa SMA adalah masa ketika kami mulai mengenal arti tanggung jawab, persahabatan, impian, dan perasaan yang belum mampu kami beri nama.
Di sanalah aku bertemu dengan empat orang yang kemudian menjadi bagian penting dalam hidupku.
Fardhan.
Yafiq.
Nayla.
Dan Bariha Zhafira.
Kami berlima bersekolah di sebuah SMA yang cukup terkenal di kota kami. Kami tidak langsung menjadi sahabat pada hari pertama. Masing-masing memiliki kelompok pertemanan sendiri.
Aku mengenal Fardhan sejak masa orientasi siswa.
Dia adalah anak yang tidak bisa diam. Setiap ada kesempatan, selalu saja ada bahan lelucon yang keluar dari mulutnya.
“Mil, kamu tahu kenapa guru matematika selalu membawa penghapus?” tanyanya suatu pagi.
Aku sedang mengerjakan soal.
“Tidak.”
“Karena hidupnya penuh kesalahan.”
Aku menatapnya.
“Itu tidak lucu.”
Fardhan tertawa terbahak-bahak.
“Justru karena tidak lucu, makanya lucu.”
Sejak...