Oleh sebab suatu hal yang tak pernah dijelaskan secara rinci di televisi, tiba-tiba seluruh negeri mencapai satu kesimpulan agung: negara ini sudah aman. Aman sekali. Terlalu aman, sampai-sampai rasa takut pun kehilangan pekerjaan dan harus mengantre bantuan sosial.
Kesimpulan itu bukan datang dari rakyat yang berjalan kaki menyusuri gang-gang becek, bukan pula dari nelayan yang perahunya semakin ringan karena ikan lebih sering ditangkap kapal asing. Kesimpulan itu datang dari layar kaca, dari spanduk-spanduk berwarna cerah, dari pidato yang diucapkan dengan senyum mengembang dan jeda dramatis.
Alasannya sederhana dan logis—logis menurut pembuat logika baru itu.
Polisi kini sibuk mengurus MBG.
Tidak ada lagi pengedar ...