Kung-Kung, Bersabarlah!
Romantis
Kezia selalu merasa lorong rumah sakit memiliki bau yang identik. Ada bau antiseptik, plastik, dan sesuatu yang tidak bisa dinamai. Itu adalah bau waktu yang menunggu. Sudah tiga minggu ia bolak-balik ke lantai tujuh, ruang hematologi. Itu merupakan ruangan untuk penderita kanker darah putih. Kadang ada yang menyebutnya sebagai leukemia. Kata yang terdengar bersih, ilmiah, tapi terasa menyakitkan di dada.
Kung-Kung terbaring di ranjang dekat jendela. Tubuhnya semakin kurus, tulang pipinya menonjol, tapi matanya masih hidup. Masih tajam. Masih penuh rasa ingin tahu, seperti kakek yang belum siap untuk segera menyelesaikan hidup.
“Kezia, kah, datang?”...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Secangkir Moccacino untuk Nona Manis
anjel
Cerpen
Kung-Kung, Bersabarlah!
Nuel Lubis
Novel
Marvin untuk Nara
Larasatiameera
Flash
MENUNGGU DI BANDARA EL-TARI
DENI WIJAYA
Flash
Melodi yang Hilang di Kota Tua
Lukitokarya
Novel
Cinta Dalam Hidupku
Linda Maulana
Novel
Avero
Siti Nurhidayah
Novel
Tinta Darah
Sylvia Damayanti
Novel
Dalam Ribuan Hari Tentang Melukai
Erlita Scorpio
Novel
PESANTREN IN LOVE
Lailatul Rif'ah
Flash
Isyarat Cinta
Afri Meldam
Cerpen
Soulmate Game
Nuel Lubis
Cerpen
Putri Ice Cream
Lestari Senja
Novel
CINTA 1/2 MATENG
Jessy Anggrainy Rian
Novel
Make Me Go
anisa nabila putri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kung-Kung, Bersabarlah!
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Si Kakek Pengangguran dan Pemilu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Soulmate Game
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Antara Christy dan Christine
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Gadis Elit, Cowok Berantakan
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Pacaran Sabtu Minggu
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Papan Pembawa Perasaan
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Suara Lintas Generasi
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Janji Menatap Langit
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
I'm 100% of Indonesian
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Hari-hari Menggila Cindy Montolulu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Frida & Novena
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Bermula di Sebuah Bimbel
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Biar Bagaimanapun, Dia Tetap Papa Kamu
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Merindukan Cinderella
Nuel Lubis