Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Romantis
Mentari pagi merayap malu di balik tirai kamarku, namun sinarnya tak mampu mengalahkan kehangatan notifikasi di ponsel. Sebuah pesan singkat dari seorang pria yang baru beberapa kali berpapasan denganku. “Hai, wanita cantik yang selalu membuat pagiku lebih cerah.”
Pipiku terasa menghangat. Pujian sederhana itu entah mengapa berhasil menggelitik sesuatu dalam diriku. Di tengah hiruk pikuk media sosial yang penuh dengan filter dan kepalsuan, sapaan lugas itu terasa seperti setetes embun di gurun pasir. Aku membalasnya dengan senyum virtual.
Namanya...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Seyya
Nadyas Aulia
Novel
RASA CINTA DALAM DUA DUNIA
Nyarita
Novel
Thank You Dark Time
Nova Fatika Sari
Cerpen
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Novel
SUAMIKU CRAZY SHOPPING
Ochiieet Queenbee
Novel
Diary of The Unspoken
Chanira Nuansa Bunga
Komik
The World You See
Ibadurrohman Hafidh
Novel
19+
Mizan Publishing
Novel
Akhirnya Jadian
Rahmatika Yuniarti
Flash
Panggilan Telepon Tengah Malam
Risti Windri Pabendan
Flash
Di Puncak Bukit, Ada Rahasia
Lukitokarya
Novel
Sweeter Than Coffe
Shafa Maurrizka
Novel
MAWAR
siti rahmah
Novel
A Tale of Two Cities
Mizan Publishing
Flash
MENDAYUNG CINTA
Kimijuliaaa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Tiga Hari
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Cerita-cerita Kuno Winasari
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Harapan Baru
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Standar Tiktok
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Jiwa yang Terkutuk
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Wadah Baru
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sebuah Cinta dan pesan yang tidak pernah dibalas
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dua Tahun Lagi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Padi yang Berbisik
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Tak ada cerita hari ini
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dunia yang Lebih Lengkap
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Surat dari Jakarta
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sebuah Doa yang Bertabrakan
Ron Nee Soo