Disukai
0
Dilihat
19
Keabadian di Balik Kaca Silikon
Self Improvement
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

BAB I: DETIK TERAKHIR SANG RAGA

Perpisahan dengan Karbon, Kebangkitan dalam Silikon

─── 🛸 ───

Bau antiseptik rumah sakit di pinggiran Zurich adalah aroma biologis terakhir yang dicatat oleh saraf olfaktori Elian. Bau itu tajam, mengiris, membawa jejak senyawa alkohol isopropil dan pemutih klorin yang dingin—aroma khas dari tempat di mana materi organik menyerah pada hukum entropi. Di luar jendela kamar kaca bertekanan udara steril, salju pertama bulan November 2050 turun tanpa suara, jatuh ke tanah melintasi dedaunan pinus yang menghitam seperti tumpukan debu dingin yang fana. Dunia karbon di luar sana sedang bersiap untuk mati menjelang musim dingin, dan Elian melakukan hal yang sama secara paralel.

Di samping tempat tidurnya, mesin NeuroTrans-9 berdengung dengan frekuensi 14 kilohertz. Bunyi dengung itu murni, bergetar di dalam tulang tengkorak Elian seperti deru lebah besi yang tak kasat mata. Jarum-jarum mikro-laser optik yang tak terhitung jumlahnya telah menembus tempurung kepalanya sejak fajar—menembus lapisan epidural, membelah jaringan glia, dan menempel pada setiap lengkung korteks serebral. Jalur serat optik itu memetakan delapan puluh enam miliar neuron miliknya, mengekstraksi bobot sinaptik, jejaring dendrit, hingga getaran muatan listrik mikroskopis menjadi deretan matriks kuantum.

Dokter Aris, seorang neuro-arsitek dengan visor holografik yang menutupi separuh wajahnya yang letih, menepuk pelan bahu Elian yang kurus kering. Daging bahu itu rapuh, mengendur setelah bertahun-tahun digerogoti oleh kegagalan organ sistemik yang tak lagi dapat disembuhkan oleh pengobatan medis abad ke-21.

"Tubuh biologismu telah menyelesaikan masa baktinya, Elian," bisik Aris. Suaranya datar namun diwarnai oleh semacam keheningan religius yang aneh. "Jantungmu hanya menyisakan tiga puluh menit lag...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Rekomendasi