Gosip yang Terhenti
Drama
Aku membukakan pintu bagi tamuku. Kupikir, tamu yang datang adalah temanku atau kalau tidak teman orangtuaku. Ketika ternyata yang datang adalah tetanggaku, Bu Arum, aku kembali cemberut.
“Halo, Andi. Apa kabar? Mana ibumu? Tante mau bicara sama ibumu,” kata Bu Arum sambil mengacak rambutku.
Aku bergegas pergi ke kamar Ibu. Rupanya, Ibu sedang menyulam.
“Bu, ada Bu Arum, tuh,” ujarku dengan suara pelan.
“Baiklah. Kamu siapkan kudapan dan teh buat Bu Arum, ya!” jawab Ibu sambil berdiri dan merapikan sulamannya.
Aku berlari ke dapur dan membuat secangkir teh. Tak lupa, kubuka stoples berisi kue keju dan kutuangkan ke piring. Lalu, aku berjalan menuju ruang tamu.
“Bu, ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Please, PROTECT ME!
Charansa
Novel
ANTHOLOGY
velaaa
Novel
Diary Cinta Naelsa Macaca Lova
Niken Anggraini
Novel
The Soulmate's Sanctuary
Raihana Alma
Skrip Film
Bersende Gurau Bersame
Yorandy Milan Soraga
Cerpen
Sampai Bertemu di Garis Finis
Suryawan W.P
Cerpen
Gosip yang Terhenti
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Tersisa di Gaza
Muhamad Irfan
Novel
ALFA
Alfasrin
Novel
TERGANGGU
imajihari
Novel
ARKANA
Artina Jumnila
Novel
Bising
Rinov
Novel
CAHAYA
Maryanih
Novel
Aloanamnesa
Nurjanah
Novel
Kisah
silvi budiyanti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gosip yang Terhenti
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Secangkir Kopi untuk Kakek Husni
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Tidak Ikut
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Sebuah Gambar dan Sebuah Puisi Untuk Tahun Baru
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Cerpen Rara
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Bertemu Ajak di Thailand
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Even They Can Cry
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Lagu Persahabatan
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Mind vs. Machine
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Jalan yang Kamu Pilih Adalah Jalan Menuju Kebaikan
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Guru Marah
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Belanja
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Masih Perlu Usaha
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Penulis Cilik
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Senyum Bela
Kiara Hanifa Anindya