Bonsai Tangisan
Horor
Malam itu, kabut turun lebih cepat dari biasanya di Kampung Betung. Bulan hanya tampak setengah, redup di balik awan, seolah enggan menyinari tempat itu. Di tengah desa berdiri sebuah rumah tua milik Pak Suprapto, lelaki sepuh yang dikenal gemar mengoleksi tanaman langka. Dari semua tanaman di halamannya, hanya satu yang membuat orang-orang enggan mendekat. Itu adalah sebuah bonsai tua dengan batang melintir seperti tubuh manusia yang sedang mena...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bonsai Tangisan
Nuel Lubis
Cerpen
Novel Tanpa Akhir
Christian Shonda Benyamin
Novel
Cursed on the Witching Hours
Roy Rolland
Novel
Like Water for Chocolate
Bentang Pustaka
Cerpen
Efisiensi
Jasma Ryadi
Cerpen
Sahabat Dari Dunia Lain
SUWANDY
Novel
Fantasteen Scary Teru Teru Bozu
Mizan Publishing
Novel
Fantasteen Scary Hot Seat
Mizan Publishing
Novel
Fantasteen Scary Annabelle
Mizan Publishing
Cerpen
Misteri Kampung Mati dan Hantu Berang-berang
Habel Rajavani
Cerpen
Hutan Larangan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Dasi Kupu-Kupu
SUWANDY
Cerpen
Penjaga Kubur Itu Dulu Berjualan Sate Anjing
Habel Rajavani
Novel
Fantasteen Rumah Angker
Mizan Publishing
Novel
Fantasteen Ghost Dormitory in Paris
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bonsai Tangisan
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Terpaksa Putus karena
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
@giman
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Si Kakek Pengangguran dan Pemilu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Aku dan Dia Bertukar Peran
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Asal Usul Bonsai Tangisan
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Sebelum Tidur, Aku Menyebut-nyebut Namamu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Distraksi itu adalah Sebuah Girlband Seksi
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Jun Kedatangan Jin
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Aku dan Beribu Kenangan di Sebuah Kedai Kopi
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Tak Sambat
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Jangan Cepat Berlalu
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Frida & Novena
Nuel Lubis
Novel
Bumantara
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Kapan Kalian Berdamai?
Nuel Lubis