Orang ke-7
18. Scene 18
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

EXT. HUTAN / HALAMAN RUMAH — MALAM

Suara hujan berjalan mundur. Dialog pembuka terdengar terbalik, lalu perlahan kembali normal. Kamera bergerak dari jasad-jasad di ruang tengah menuju pintu rumah, melewati foto tua yang kini menampilkan tujuh orang. Di dasar bingkai, jam tangan berkarat berdetak sekali.

Di hutan, enam orang yang sama berjalan menuju rumah. Bella melangkah ringan sambil mengulang tiga nada yang sama. Adit tampak cemas dan tetap berada di dekatnya. Agnes berjalan di sisi Bella dan merogoh saku mencari lolipop. Doni, Ariel, dan Riki mengikuti mereka.

Mereka mengulang percakapan awal. Bella berhenti dan menatap rumah.

BELLA
Rumah itu... kita mau ke sana lagi?
ADIT
Kak, kita belum pernah ke sini.

Adit mengerutkan kening. Tangannya masuk ke saku jaket dan menggenggam sesuatu yang dingin yang belum ia ingat pernah ia ambil.

Kamera beralih ke jendela lantai atas. Sosok ketujuh berdiri di balik kaca, tidak bergerak. Wajahnya tak terlihat. Di bawah fondasi, terdengar bisikan yang sama seperti sebelumnya.

SUARA
(O.S.)
Jangan biarkan aku masuk.

Di papan dekat pintu, tulisan “DILARANG MASUK” tampak baru tergores. Di bawahnya ada tujuh garis hitungan; yang ketujuh masih baru.

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)