Orang ke-7
8. Scene 8
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

INT. RUANG TENGAH/RUANG SAMPING — MALAM

Doni, Ariel, Riki, dan Adit tersentak bangun oleh jeritan. Riki berpura-pura kebingungan. Adit berdiri paling akhir. Ia teringat samar: tadi ia mendengar suara Bella memanggilnya, lalu tertidur lagi.

Mereka menemukan Agnes di samping tubuh Bella di ruang samping. Ariel memeriksa denyut nadi Bella.

ARIEL
Adit... Kakakmu sudah tiada.

Adit tidak menangis. Ia memandangi tangan Bella yang menggenggam lolipop, lalu merapikan jemari kakaknya dengan sangat hati-hati, seolah takut menyakitinya lagi. Pandangannya berhenti pada bekas cekikan di leher Bella; ia ingin menyentuhnya, tetapi tangannya tertahan di udara.

ADIT
(sangat pelan)
Dia manggil aku... tadi. Aku dengar.

Adit menunduk. Ia mencoba mengeluarkan tiga nada yang biasa disenandungkan Bella, tetapi hanya nada pertama yang keluar. Suaranya patah; ia menggigit bibir dan berhenti. Tidak ada yang menanggapi. Rasa bersalah mengeras di wajahnya.

Doni meminta Riki membantu mengangkat jasad Bella ke ruang tengah. Mereka menutupinya dengan kain. Di dinding ruang tengah, foto tua menampilkan enam sosok. Dalam pantulan kaca, tampak satu kepala tambahan di antara mereka.

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)