Orang ke-7
5. Scene 5
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

INT. LORONG GELAP — MALAM

Bella berlari menjauh dari nyala lilin dan suara Riki yang mengejarnya. Langkahnya tersangkut ambang pintu hingga ia jatuh. Ia berusaha segera bangkit, tetapi Riki sudah menyusul; ia mendekat dan melontarkan komentar menjijikkan tentang tubuh Bella.

RIKI
Wah, wah... princess idiot ternyata mulus juga, ya...

Bella menendang tangan Riki yang memegang lilin. Lilin terlempar dan padam, tetapi Riki mencengkeram kedua kaki Bella.

RIKI
Princess idiot, mau aku ajarin yang enak-enak?
BELLA
Nggak! Nggak mau!

Bella meronta dan berteriak. Riki membungkam mulutnya. Agnes berlari menyusul dan menarik baju Riki.

AGNES
Riki, h-hentikan! Tolong!

Riki mengayunkan siku. Agnes terhuyung dan jatuh, kepalanya membentur lantai; ia pingsan. Bella menyambar buku tebal dan memukulkannya ke kepala Riki. Riki berbalik, kehilangan kendali, lalu mencekik Bella.

BELLA
(suara tertahan)
A...dit...

Bella terkulai dan berhenti bergerak. Riki melepaskan cekikannya, memeriksa nadinya, lalu mundur panik.

RIKI
Bella... jangan bercanda dong!

Ia memeriksa nadi Bella sekali lagi. Tak ada denyut yang terasa.

RIKI
Idiot sialan, pakai mati segala! Aku harus cari akal...

Riki menatap Agnes yang pingsan, lalu tubuh Bella. Setelah ragu, ia menyeret Bella ke ruang samping untuk menyembunyikan perbuatannya. Dari ujung lorong terdengar senandung tiga nada. Riki membeku: nada itu terdengar seperti senandung Bella, meski Bella tak bergerak. Ia kembali, menggendong Agnes ke ruang tengah, membaringkannya di tempat tidurnya, lalu berbaring membelakangi yang lain seolah tidur.

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)