EXT. HALAMAN RUMAH TUA — MALAM
Mereka mendekati rumah tua. Doni mengetuk pintu dan memanggil pemiliknya. Tak ada jawaban.
Agnes berhenti. Ia berjongkok di dekat fondasi, menyibak lumut dari tulisan pudar dengan ujung lengan bajunya. Ia mengeja tulisan itu perlahan, lalu menatap pintu rumah yang terbuka sedikit.
Riki menyenggol bahu Agnes dengan kasar.
Agnes memandang hutan gelap, lalu pintu rumah. Ia tampak ingin memperingatkan yang lain sekali lagi, tetapi Riki sudah masuk lebih dulu. Agnes menyimpan keraguannya, mengikuti rombongan paling belakang, dan tetap mengawasi papan larangan. Bella menyentuh papan itu. Di bawah lumut tampak enam goresan pendek. Saat Agnes melangkah melewati ambang pintu, sebuah goresan ketujuh tergores sendiri di papan. Bella berkedip, dan goresan itu tertutup bayangan.