Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
TINTA HITAM. "Sementara Pena Menari Liar, Sedang Aku Tersangkar di Persimpangan" merupakan kumpulan prosa tentang kegelisahan dan keprihatinan terhadap fenomena yang ada di sekitar. Setiap kata dan judul yang ada, mewakilkan keresahan dari suara-suara yang tidak terdengar. Diungkapkan melalui tulisan hati serta penghayatan tentang bayang-bayang kehidupan.
Penasaran? Tenggelamkan diri anda setiap katanya
Penasaran? Tenggelamkan diri anda setiap katanya
Disukai
1
Dibaca
3k
Tentang Penulis
Rizki Mubarok
"Menuju Dewasa" telah rilis. Selamat membaca
Bergabung sejak 2025-03-19
Telah diikuti oleh 115 pengguna
Sudah memublikasikan 32 karya
Menulis lebih dari 3,246 kata pada novel
Rekomendasi dari Misteri
Novel
TINTA HITAM
Rizki Mubarok
Flash
ANOMALI
Deny Pamungkas
Flash
Pacar Seorang Pesulap
Afri Meldam
Novel
Not in Worderland
Bentang Pustaka
Flash
The Quantum Chronicles: Gateway to Infinity
Maria Septian Riasanti Mola
Cerpen
PENGANTIN BERSAYAP MERAH MUDA
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Novel
Jejak dan Cinta
Muntashary Zain
Novel
PELANGI MONOKROM
L DARMA
Flash
Jatuh Cinta Seharusnya ...
Yuli Harahap
Cerpen
Sang Asisten
Nana Sitompul
Flash
Mendadak Berat Otak
Dias Rima Sutiono
Novel
Togashi Uzura: Detektif Bayangan
Ariaria
Skrip Film
The Partner
Rheza Noerbangga Haikhal Achmada
Cerpen
Dream Incantation
Resti
Cerpen
Kematian dalam Ingatan
Aruna Mufida
Rekomendasi
Novel
TINTA HITAM
Rizki Mubarok
Cerpen
Selepas Ayah Berpulang
Rizki Mubarok
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Cerpen
Surga Para Raja
Rizki Mubarok
Cerpen
ARUNIKA
Rizki Mubarok
Cerpen
Gaun Putih
Rizki Mubarok
Flash
Hujan di Bulan Maret
Rizki Mubarok
Cerpen
Ya, Namanya Juga Hidup
Rizki Mubarok
Cerpen
Biru Akan Selamanya Tetap Biru
Rizki Mubarok
Cerpen
Tak Ada Lampu Merah di Bandung
Rizki Mubarok
Flash
Jika Nanti
Rizki Mubarok
Cerpen
Gelas Ketiga
Rizki Mubarok
Cerpen
Bekasi Seperempat Abad
Rizki Mubarok
Cerpen
Catatan si Anak Emas
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Segelas Matcha di Siang Hari
Rizki Mubarok