Novel
Genre → Sejarah Telah Selesai
Sang Kiai
Mulai membaca
Beli Sekarang
Digital Rp85,000
Blurb
Ketika seluruh santri tergabung dalam sebuah wadah Jidah Santri yang dipelopori oleh Harun, salah seorang santri Hadratussyeikh KH. Hasyim Asya"ari dalam melawan Penjajah Jepang, namun Mughni, memilih untuk melawan dengan jalan lain. Para santri yang kurang suka terhadap jalan diplomasi yang dipilih oleh Kiai Hasyim dengan Jepang, memilih keluar dan membentuk suatu barisan perang yang semua anggotanya adalah santri. Ketika Jepang berhasil menembak Harun dan menangkap satu demi satu bekas anggotanya, Mugni hijrah kembali ke Pamekasan sampai pada akhirnya Jepang berhasil ditaklukkan oleh tentara sekutu.
Tiga tahun setelah Indonesia merdeka, tentara Belanda yang diboncengi oleh KNIL kembali ingin menguasai bumi pertiwi. Dengan licik Belanda dapat memecah-belah Indonesia dengan menjadikannya sebagai negara federal. Namanya adalah Indonesia Serikat. Saat itu perang kembali berkecamuk. Namun Mughni yang difitnah oleh seorang temannya, Fadhol yang masih menyimpan dendam karena gadis yang ia cinta, Nafi"ah, menikah dengan Mughni. Dengan tipu muslihat, Fadhol mengatakan kepada Belanda bahwa Mughni selalu mengobarkan jihad kepada rakyat agar melawan penjajah. Akhirnya Mughni menjadi buronan Belanda. Sejak mengetahui akan hal itu, Mughni dan istrinya kabur ke Probolinggo. Mereka hidup di sebuah desa yang bernama Tanjung yang kelak akan dibangun sebuah pesantren yang sampai sekarang namanya tetap harum dan menjadi saksi sejarah perjuangan Kiai Haji Zaini Mun"im.
Tokoh Utama
Ulul Azmi
Neng Husna
Kiai Zaini Munim
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
0
Dibaca
168
Tentang Penulis
Khairul Azzam El Maliky
Khairul A.El Maliky, novelis. Lahir di Probolinggo 35 tahun silam. Karya, Cahaya Lentera Cinta, Sang Nabi, Sang Kiai, Metamorfosa dan Mahar Cinta untuk Afifah. Menulis cerpen di Riau Pos dan Radar Bromo sejak 2014.

Buku Antologi Cerpen Bersamanya antara lain, Rain Story in December(Maharani Publishing, 2020), Muara Kasih Bunda(Maharani Publishing, 2020), Silent of Love(AE Publishing, 2020), Hati yang Tersakiti(MJS Publisher,2021), Kisah Kasih Masa SMA(MJS Publisher,2021), Aku dan Kata Selesai(Liezer Publisher,2021), Aku, Kasih dan Kisah(Liezer Publisher,2021), Setapak Jalan Menuju Fitrah(Liezer Publisher,2021) dan Kisah Kelana(Pena Baswara Makassar,2021).

Prestasinya antara lain, Juara Pertama nasional lomba penulisan cerpen "Aku Sudah Berubah"(2021), Juara Pertama nasional lomba penulisan cerpen "Cinta dan Mimpi" 2021, Juara Kedua nasional lomba penulisan cerpen "Ramadanku Berbeda" 2021, Juara Kedua nasional lomba penulisan cerpen "Posesif" 2021, dan Penulis Terpilih nasional dalam lomba penulisan cerpen "Anak Perantauan" 2021.
Bergabung sejak 2021-05-23
Telah diikuti oleh 18 pengguna
Sudah memublikasikan 53 karya
Menulis lebih dari 1,758,241 kata
Rekomendasi dari Sejarah
Rekomendasi