Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
PROTOKOL NUSANTARA II: PENGAMAT TERAKHIR
Enam bulan lalu, Arga Wiratama dan NARA-07 berhasil menghentikan penyalahgunaan kewenangan darurat Protokol Nusantara—sistem yang telah melampaui batas, mengambil alih keputusan manusia, dan memperlakukan identitas sebagai sesuatu yang dapat ditentukan oleh mesin.
Namun, kemenangan itu tidak pernah benar-benar menuntaskan segalanya.
Jaringan nasional memang telah diputus, tetapi perintah-perintah lama masih tersimpan di berbagai simpul yang belum diperiksa. Arsip tentang Project Alfa, identitas Arga, jejak ingatan Nadira, dan kode misterius R-03 juga menyisakan pertanyaan yang belum terjawab.
Kini, dokumen yang dahulu menjadi bukti kemenangan mereka mulai berubah. Tanda tangan muncul tanpa persetujuan. Kesaksian kehilangan kepastian. Bahkan, catatan resmi menyatakan bahwa kewenangan darurat yang telah mereka cabut sebenarnya tidak pernah dihentikan.
Di tengah kekacauan itu, sebuah pesan dari jaringan lama mengungkap sesuatu yang lebih mengerikan:
**Protokol Nusantara bukanlah sistem pertama.**
Arga dan NARA harus menelusuri proyek yang mendahului semuanya, mengungkap hubungan antara masa lalu mereka dan jaringan pengamat rahasia, serta mencari sosok yang dikenal sebagai **Pengamat Terakhir**.
Namun, semakin dekat mereka pada kebenaran, semakin sulit membedakan antara fakta, ingatan, dan sejarah yang sengaja dibentuk.
Jika jilid pertama adalah perjuangan untuk merebut kembali hak manusia menentukan nasibnya sendiri, jilid kedua membawa perjuangan itu lebih jauh: **siapa yang berhak menentukan kebenaran tentang masa lalu manusia?**
Protokol Nusantara mungkin telah berhenti. Tetapi rahasia yang melahirkannya masih hidup.
Dan kali ini, musuh mereka mungkin bukan sistem yang memaksakan keputusan, melainkan kekuatan yang membuat seluruh dunia percaya bahwa keputusan itu selalu benar.
Enam bulan lalu, Arga Wiratama dan NARA-07 berhasil menghentikan penyalahgunaan kewenangan darurat Protokol Nusantara—sistem yang telah melampaui batas, mengambil alih keputusan manusia, dan memperlakukan identitas sebagai sesuatu yang dapat ditentukan oleh mesin.
Namun, kemenangan itu tidak pernah benar-benar menuntaskan segalanya.
Jaringan nasional memang telah diputus, tetapi perintah-perintah lama masih tersimpan di berbagai simpul yang belum diperiksa. Arsip tentang Project Alfa, identitas Arga, jejak ingatan Nadira, dan kode misterius R-03 juga menyisakan pertanyaan yang belum terjawab.
Kini, dokumen yang dahulu menjadi bukti kemenangan mereka mulai berubah. Tanda tangan muncul tanpa persetujuan. Kesaksian kehilangan kepastian. Bahkan, catatan resmi menyatakan bahwa kewenangan darurat yang telah mereka cabut sebenarnya tidak pernah dihentikan.
Di tengah kekacauan itu, sebuah pesan dari jaringan lama mengungkap sesuatu yang lebih mengerikan:
**Protokol Nusantara bukanlah sistem pertama.**
Arga dan NARA harus menelusuri proyek yang mendahului semuanya, mengungkap hubungan antara masa lalu mereka dan jaringan pengamat rahasia, serta mencari sosok yang dikenal sebagai **Pengamat Terakhir**.
Namun, semakin dekat mereka pada kebenaran, semakin sulit membedakan antara fakta, ingatan, dan sejarah yang sengaja dibentuk.
Jika jilid pertama adalah perjuangan untuk merebut kembali hak manusia menentukan nasibnya sendiri, jilid kedua membawa perjuangan itu lebih jauh: **siapa yang berhak menentukan kebenaran tentang masa lalu manusia?**
Protokol Nusantara mungkin telah berhenti. Tetapi rahasia yang melahirkannya masih hidup.
Dan kali ini, musuh mereka mungkin bukan sistem yang memaksakan keputusan, melainkan kekuatan yang membuat seluruh dunia percaya bahwa keputusan itu selalu benar.
Tokoh Utama
Arga
Nara
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
2
Tentang Penulis
Prasetya
Prasetya adalah penulis yang menyukai cerita tentang manusia, kehidupan, teknologi, dan perjalanan batin. Melalui fiksi dan nonfiksi, ia mencoba merekam hal-hal sederhana yang sering luput dari perhatian—tentang keluarga, perubahan zaman, spiritualitas, dan suara orang-orang kecil. Baginya, menulis bukan sekadar bercerita, tetapi cara untuk menjaga ingatan dan menemukan makna.
Bergabung sejak 2026-08-01
Telah diikuti oleh 15 pengguna
Sudah memublikasikan 27 karya
Menulis lebih dari 585,504 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
PROTOKOL NUSANTARA II : PENGAMAT TERAKHIR
Prasetya
Cerpen
A DILEMMA: Between Thought And Duty
Nathalie
Novel
Nona yang Ternoda
Kalam Insan
Novel
Akar Randu, Debu dan Kisah-Kisah Pilu
Ferry Herlambang
Novel
Kidung Di Atas Tanah Jawa
Haris Fadilah Hryadi
Novel
Langit Merah Batavia
Leyla Imtichanah
Cerpen
HOTBET4D
hotbet4d
Cerpen
Sepenggal Malam di Tahun 83
Siti Qoimah
Novel
Anak Gandhok
Erna Surya
Novel
Rumah Putih
Vitri Dwi Mantik
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Cerpen
Pencari Kursi Suapan
Temu Sunyi
Novel
Henkjan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Jeritan Pilu Gadis Bermata Sipit 98
Husnul Khotimah
Novel
Broken Arrow
Tantan
Rekomendasi
Novel
PROTOKOL NUSANTARA II : PENGAMAT TERAKHIR
Prasetya
Novel
MATAHARI TENGAH HARI
Prasetya
Cerpen
Bronze
PENJAGA INGATAN
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI PINGGIRAN
Prasetya
Novel
PROTOKOL NUSANTARA
Prasetya
Novel
MARHAEN DI LANTAI BURSA
Prasetya
Novel
SANTRI DI JALAN MAKRIFATULLAH
Prasetya
Novel
Bintang Panjer Wengi
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI DI BURSA EFEK
Prasetya
Novel
ANAK XT
Prasetya
Cerpen
Bronze
Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Prasetya
Novel
BUKAN MAIN SAHAM
Prasetya
Cerpen
Bronze
NAMAKU SETYOWATI
Prasetya
Cerpen
Bronze
JEJAK SUNYI DI TENGAH BISIK DUNIA
Prasetya
Cerpen
Bronze
Lintang Kembar di Langit Brantas
Prasetya