Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Drama
KESAKSIAN YANG TAK PERNAH DIDENGAR
Cerita Keluarga • Realisme Sosial • Post-Truth
Di ruang sidang,kebenaran duduk paling belakang, tanpa suara, tanpa pembela, menunggu dipanggil oleh palu yang lebih dulu percaya pada cerita.
Senyap yang Membesar
Di ruang tamu yang sunyi, rumah terasa lebih besar daripada yang seharusnya. Dinding-dindingnya berdiri seperti saksi bisu, menyimpan gema percakapan yang dulu pernah hidup.
Arga bekerja dengan tekun. Ia pergi pagi, pulang malam, membawa lelah yang ia anggap sebagai bukti tanggung jawab. Baginya, rumah adalah tujuan. Ia percaya, selama ia jujur dan bekerja keras, cinta akan bertahan dengan sendirinya.
Setiap kali membuka sepatu di ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
RUMAH UNTUK BAPAK
SISWANTI PUTRI
Novel
Bayanganku Di Jalanku
Difa Jagga
Novel
Menanti
Wulan Qurotul A'iyun
Skrip Film
Bintang SMA 101
Yorandy Milan Soraga
Flash
Ketika Dosa Berbau
Jasma Ryadi
Cerpen
Mengapa Orang Dewasa Menikah?
Adinda Amalia
Cerpen
Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Prasetya
Novel
Agamotrop
Takiyara Tayee
Novel
Tergapaikah?
Aditya Maulana Yusuf
Novel
HEALING
Penyukalangit_
Novel
Dua Sisi
Johanes Gurning
Novel
TITIK PENYESALAN
Bilsyah Ifaq
Novel
GALUH
Muala
Komik
C'est La Vie
Yobel Renaldo Paparang
Skrip Film
나비 (Na-Bi)
alyaandita
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Prasetya
Cerpen
Bronze
NAMAKU SETYOWATI
Prasetya
Novel
MATAHARI TENGAH HARI
Prasetya
Novel
ANAK XT
Prasetya
Novel
SANTRI DI JALAN MAKRIFATULLAH
Prasetya
Novel
BUKAN MAIN SAHAM
Prasetya
Cerpen
Bronze
Lintang Kembar di Langit Brantas
Prasetya
Novel
Bronze
Santri di Jalan Khidmah
Prasetya
Cerpen
Bronze
DI DIAMKU, CINTAKU TAK PERNAH PADAM
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI PINGGIRAN
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI DI BORNEO
Prasetya
Novel
Cahaya Senja
Prasetya
Cerpen
Bronze
PENJAGA INGATAN
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI DI BURSA EFEK
Prasetya
Cerpen
DI RANTAU, AKU MASIH AYAHMU
Prasetya