Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Hana, Tini, Safitri, Tian dan Ami berteman sejak di bangku SMA. Mereka sangat dekat, bermain dan sering gila bersama. Hana adalah gadis yang berasal dari keluarga serba kekurangan. Dia sangat bahagia menjadi salah satu bagian dari teman Tini dan lainnya. Gaul, cantik dan berkelas.
Hana merasa beruntung berteman dengan mereka. Sudah layaknya keluarga sendiri, setiap kali Hana menginap di rumah salah satu temannya ia akan bersikap layaknya rumah sendiri. Menyapu, memasak dan dekat dengan semua anggota keluarga teman-teman. Bahkan pernah dijodohkan dengan Beni-- kakak dari Tini.
Bertepatan saat hari idul Fitri, Bu Sarah-- ibu dari Tini meninggal. Hari yang seharusnya disambut dengan suka cita menjadi duka cita. Permintaan terakhir pada Hana adalah meminta dibuatkan kue untuk lebaran. Hari itu di saat ramai orang datang untuk melayat, Hana datang dengan menenteng kue untuk Tini dan keluarga.
Tangis pecah saat Hana menyerahkan kue itu pada Ayah Edi--ayahnya Tini di depan jasad Bu Sarah. Kenangan yang tidak pernah terlupa. Sayang semua berubah, saat mereka tamat sekolah dan hidup masing-masing. Mereka masih menyempatkan bertemu di sela-sela kehidupan masing-masing. Setiap kali Hana gajian dia akan mentraktir semua temannya.
Dia bahkan menyempatkan pulang setiap kali salah satu temannya menikah. Begitu juga sebaliknya, sayang di saat ayah dari Hana meninggal, satupun tidak ada yang datang. Dihari ke 3 kematian sang Ayah, barulah 2 orang sahabatnya datang. Hana merasa sendiri, kemana mereka saat ia membutuhkan kekuatan?
Bersyukur masih ada 1 teman yang peduli. Dia bukan sahabat Hana sejak SMA, tapi teman ketika di bangku kuliah. Ika namanya ... Gadis itu datang jauh-jauh dari kota hanya untuk menguatkan Hana. Berbeda dengan mereka yang Hana sebuat sebagai teman. Mereka dekat, satu kota, tapi hanya 2 yang menunjukkan rasa simpatinya.
Hana merasa beruntung berteman dengan mereka. Sudah layaknya keluarga sendiri, setiap kali Hana menginap di rumah salah satu temannya ia akan bersikap layaknya rumah sendiri. Menyapu, memasak dan dekat dengan semua anggota keluarga teman-teman. Bahkan pernah dijodohkan dengan Beni-- kakak dari Tini.
Bertepatan saat hari idul Fitri, Bu Sarah-- ibu dari Tini meninggal. Hari yang seharusnya disambut dengan suka cita menjadi duka cita. Permintaan terakhir pada Hana adalah meminta dibuatkan kue untuk lebaran. Hari itu di saat ramai orang datang untuk melayat, Hana datang dengan menenteng kue untuk Tini dan keluarga.
Tangis pecah saat Hana menyerahkan kue itu pada Ayah Edi--ayahnya Tini di depan jasad Bu Sarah. Kenangan yang tidak pernah terlupa. Sayang semua berubah, saat mereka tamat sekolah dan hidup masing-masing. Mereka masih menyempatkan bertemu di sela-sela kehidupan masing-masing. Setiap kali Hana gajian dia akan mentraktir semua temannya.
Dia bahkan menyempatkan pulang setiap kali salah satu temannya menikah. Begitu juga sebaliknya, sayang di saat ayah dari Hana meninggal, satupun tidak ada yang datang. Dihari ke 3 kematian sang Ayah, barulah 2 orang sahabatnya datang. Hana merasa sendiri, kemana mereka saat ia membutuhkan kekuatan?
Bersyukur masih ada 1 teman yang peduli. Dia bukan sahabat Hana sejak SMA, tapi teman ketika di bangku kuliah. Ika namanya ... Gadis itu datang jauh-jauh dari kota hanya untuk menguatkan Hana. Berbeda dengan mereka yang Hana sebuat sebagai teman. Mereka dekat, satu kota, tapi hanya 2 yang menunjukkan rasa simpatinya.
Tokoh Utama
Hana Protagonis
Ika
Tini
Tian
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Selvi Nofitasari
Wanita pemintal aksara
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 178 pengguna
Sudah memublikasikan 12 karya
Menulis lebih dari 140,166 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Mereka yang Kusebut 'Teman'
Selvi Nofitasari
Novel
Perjalanan Cinta
Haida Lee
Flash
Di Tengah Kemacetan...
Agung Prasetiarso
Novel
Boys Shouldn't Cry
Ekkrisline
Novel
Sepedaku
Reda Rendha Deviasri
Skrip Film
Sepasang Antik
Ilogea Amore
Flash
Sejak Kau Tak Ada
Rahmi Azzura
Cerpen
Aroma Kayu Manis di November Kelabu
Lukitokarya
Novel
Pasienku pasanganku
Author WN
Novel
YANG PERNAH HILANG
ergina_eji
Novel
Simfoni Perpisahan
Vincent Jose
Novel
Aku Berharap Kau Tidak Pernah Lahir
Ulat Bulu
Komik
FATPIRE -The Fat Sucking Vampire-
Yuwendi Yulius Gozali
Flash
Algoritma Hasrat, Borgol di Tangan
Desto Prastowo
Novel
Mulai untuk Selesai
Biru
Rekomendasi
Novel
Mereka yang Kusebut 'Teman'
Selvi Nofitasari
Novel
Bronze
Tajwid Cinta
Selvi Nofitasari
Novel
Bronze
Cinta di Hati Ratu
Selvi Nofitasari
Novel
Jodoh Untuk Prasetyo
Selvi Nofitasari
Novel
Bronze
Bias Rasa
Selvi Nofitasari
Skrip Film
THE AUTHORS
Selvi Nofitasari
Skrip Film
Sri, tok!
Selvi Nofitasari
Flash
Lidah Tetangga
Selvi Nofitasari
Novel
Bronze
Playgirl Limited Edition
Selvi Nofitasari
Novel
Catatan Hitam Magdalena
Selvi Nofitasari
Novel
Bukan Playgirl Biasa
Selvi Nofitasari
Novel
Aku Ikhlaskan, Dia
Selvi Nofitasari