Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Sekon Dewandaru dan Karta Raditya datang ke Jakarta ingin tahu rasanya mengunyah debu jalanan, mengenakan dasi murahan yang mencekik leher mereka seperti tali tiang gantungan.
Di menara menjulang Tahir Group, mereka bertemu Lintang, seorang perempuan HRD yang senyumnya mampu membuat dua berandalan kampung ini mendadak percaya pada rindu.
Kapan pun cinta selalu membuat lelaki menjadi tolol, dan ambisi jabatan membuat sepasang sahabat sejati sepenanggungan dari desa ini saling mengasah pisau di balik punggung masing-masing.
Mereka tidak tahu bahwa Viona, perempuan ular di balik tembok direksi, telah menyiapkan lubang kubur yang pas untuk kepolosan dua lelaki kampung yang menjijikkan.
Lalu malam jahanam itu datang, ketika sepasang suami-istri konglomerat mati, memindahkan noda merah ke kemeja putih dua bedebah yang salah tangkap.
Di dalam sel penjara yang pengap oleh bau kencing dan penyesalan, mereka akhirnya sadar bahwa hukum di kota ini lahir dari rahim pelacur tua, tak akan ada keadilan bagi si lemah seperti mereka.
Kini, dengan hati luka yang bernanah di dada, mereka harus memilih: mati membusuk sebagai kotoran kota, atau mengamuk membalaskan luka hati.
***
Sebuah novel yang terinspirasi dari balada salah tangkap dalam puisi "Mata Luka Sengkon Karta" Karya Peri Sandi Huizche.
(Langit Berawan)
Di menara menjulang Tahir Group, mereka bertemu Lintang, seorang perempuan HRD yang senyumnya mampu membuat dua berandalan kampung ini mendadak percaya pada rindu.
Kapan pun cinta selalu membuat lelaki menjadi tolol, dan ambisi jabatan membuat sepasang sahabat sejati sepenanggungan dari desa ini saling mengasah pisau di balik punggung masing-masing.
Mereka tidak tahu bahwa Viona, perempuan ular di balik tembok direksi, telah menyiapkan lubang kubur yang pas untuk kepolosan dua lelaki kampung yang menjijikkan.
Lalu malam jahanam itu datang, ketika sepasang suami-istri konglomerat mati, memindahkan noda merah ke kemeja putih dua bedebah yang salah tangkap.
Di dalam sel penjara yang pengap oleh bau kencing dan penyesalan, mereka akhirnya sadar bahwa hukum di kota ini lahir dari rahim pelacur tua, tak akan ada keadilan bagi si lemah seperti mereka.
Kini, dengan hati luka yang bernanah di dada, mereka harus memilih: mati membusuk sebagai kotoran kota, atau mengamuk membalaskan luka hati.
***
Sebuah novel yang terinspirasi dari balada salah tangkap dalam puisi "Mata Luka Sengkon Karta" Karya Peri Sandi Huizche.
(Langit Berawan)
Tokoh Utama
Sekon
Karta
#1
BAB 1. LANGKAH PERTAMA MENUJU MENARA GADING
#2
BAB 2. MEMORI BOJONGSARI
#3
BAB 3. RAHASIA IDENTITAS LINTANG
#4
BAB 4. KEBIMBANGAN SANG KONGLOMERAT
#5
BAB 5. MUNCULNYA SANG SERIGALA BETINA
#6
BAB 6: PERSAINGAN TERSELUBUNG
#7
BAB 7: UMPAN MANIS VIONA ALAMANDA
#8
BAB 8: JARING LABA-LABA MULAI TERBENTANG
#9
BAB 9: MANIPULASI DUA ARAH
#10
BAB 10: SANG EKSEKUTOR MISTERIUS
#11
BAB 11: PENGALIHAN ALIBI SEKON
#12
BAB 12: PERINTAH MENUJU MAUT
#13
BAB 13: PEMBANTAIAN DI RUMAH MEWAH
#14
BAB 14: TELEPON JEBAKAN
#15
BAB 15: PERANGKAP SEMPURNA DI TKP
#16
BAB 16 : KEPUNGAN SIRINE POLISI
#17
BAB 17: DUNIA LINTANG YANG RUNTUH
#18
BAB 18: SIKSAAN DI RUANG GELAP
#19
BAB 19: PENGHAKIMAN OLEH MEDIA
#20
BAB 20: PERSIDANGAN SANDIWARA
#21
Bab 21: Kesaksian yang Menghancurkan Jiwa
#22
Bab 22: Pecahnya Aliansi Dua Sahabat
#23
Bab 23: Ketukan Palu Seumur Hidupul
#24
Bab 24: Kudeta Sempurna Viona
#25
Bab 25: Rekonsiliasi di Sel Sempit
#26
Bab 26: Dua Tahun dalam Kegelapan
#27
Bab 27: Narapidana Baru di Sel Nomor 13
#28
Bab 28: Misteri Indigo Malam
#29
Bab 29: Provokasi Lapangan Olahraga
#30
Bab 30: Pengakuan Berdarah Tumbal
#31
Bab 31: Kenyataan yang Menghantam Tumbal
#32
Bab 32: Aliansi Tiga Terpidana
#33
Bab 33: Penyelundupan Alat Rekam
#34
Bab 34: Sang Pengacara Muda dari LBH
#35
Bab 35: Meledaknya Berita PK
#36
Bab 36: Kepanikan di Lantai Atas
#37
Bab 37: Perintah Pembunuhan di Lapas
#38
Bab 38: Pertempuran Darah di Selasar Lapas
#39
Bab 39: Tumbal yang Sekarat
#40
Bab 40: Kabut yang Luruh di Kepala Lintang Aruna
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
11
Dibaca
1k
Tentang Penulis
Langit Berawan
Penulis fiksi
Bergabung sejak 2026-07-20
Telah diikuti oleh 34 pengguna
Sudah memublikasikan 6 karya
Menulis lebih dari 250,243 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
LUKA HATI SEKON DAN KARTA
Langit Berawan
Flash
Ragu Semesta
Safiraline
Novel
Pelangi Senja dalam Renjana
Noura N
Novel
Air Mata Perjuangan Emak
Han Gagas
Flash
Making Bread with You
Yattis Ai
Novel
Our Ending
Ria Lian
Novel
Pilihan Hati
Viola khasturi
Novel
Mimpi - Gadis Berkerudung Merah Muda
Imron Mochammad Alghufara
Novel
Not Fair!
Jesslyn Nathalie
Komik
Benang Merah
Xennar
Cerpen
KEBODOHAN
Iman Siputra
Novel
Pasienku pasanganku
Author WN
Novel
Integritas Penyelenggara Pemilu
Yovinus
Novel
Mimpikita
Novafitriaxmuthiahhasani
Novel
Dan karena aku wanita
Agustina Ardhani Saroso
Rekomendasi