Novel
Bronze
Genre → Romantis
Cerita Rumah Kita
Mulai membaca
Beli Sekarang
Digital Rp30.000
Telah selesai
Premium
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Wisma Bahagia adalah kontrakan tua di Yogyakarta dengan cat kuning yang sudah pudar—dan rumah bagi lima orang yang tidak pernah benar-benar nyambung satu sama lain. Ada Damar, mahasiswa semester sepuluh dengan skripsi mandek di Bab 2. Ada Bang Robi, "konsultan independen" yang kerjaannya nggak jelas. Ada pasutri baru menikah yang privasinya setipis dinding kontrakan. Dan ada Bu Darsih, penjaga rumah yang lebih berkuasa dari pemiliknya sendiri.
Semua berubah saat sebuah pesan masuk jam sebelas malam: Wisma Bahagia akan dijual ke developer.
Yang dimulai dengan kepanikan kolektif berubah jadi perjuangan paling berantakan yang pernah ada—surat protes yang salah alamat, operasi rahasia yang berakhir di warung kopi, latihan negosiasi yang gagal total. Tapi di balik semua kekonyolan itu, lima orang asing ini perlahan belajar satu hal: rumah bukan soal bangunan yang sempurna, tapi soal orang-orang yang memilih untuk tidak menyerah satu sama lain.
Komedi domestik tentang kehilangan, kebersamaan, dan kenapa kadang menang itu nggak harus elegan.
Tokoh Utama
Damar
Bu Darsih
Mas Yoga
Mbak Wulan
Bang Robi
Bu Endang
#1
Bab 1: Perang Jemuran
#2
Bab 2: Pagi yang Tidak Baik-Baik Saja
#3
Bab 3: Rapat yang Gagal Jadi Rapat
#4
Bab 4: Koneksi yang (Katanya) Strategis
#5
Bab 5: Operasi Gerbang (Yang Berakhir di Warung Kopi)
#6
Bab 6: War Kamar Mandi, Edisi Spesial Krisis
#7
Bab 7: Survey Diam-Diam (yang Tidak Diam-Diam Sama Sekali)
#8
Bab 8: Kotak Pandora di Gudang Belakang
#9
Bab 9: Damar Jadi Detektif (Versi yang Sangat Tidak Profesional)
#10
Bab 10: Surat Protes yang Berakhir Jadi Bahan Ketawa RT Sebelah
#11
Bab 11: Bu Endang yang Tidak Sesederhana Kelihatannya
#12
Bab 12: Kebenaran yang Mengubah Segalanya
#13
Bab 13: Benci yang Susah Dipupuk
#14
Bab 14: Penebusan Bang Robi (yang Datang dari Arah Paling Nggak Terduga)
#15
Bab 15: Rapat yang (Akhirnya) Beneran Rapat
#16
Bab 16: Rencana Penyelamatan yang (Tentu Saja) Tidak Berjalan Mulus
#17
Bab 17: Latihan Gagal (Tapi Tetap Kocak)
#18
Bab 18: Hari H (yang Dimulai dengan Kekacauan, Seperti Biasa)
#19
Bab 19: Menang dengan Cara yang Sama Sekali Tidak Elegan
#20
Bab 20: Cerita Rumah Kita (Penutup, dengan Jemuran yang (Lagi-Lagi) Jadi Saksi)
#21
Epilog: Enam Bulan Kemudian (Karena Hidup Tetap Berjalan, Walau Dramanya Udah Kelar)
#22
Bonus Bab: Asal Mula Bang Robi (Cerita yang Nggak Ada yang Minta, Tapi Bang Robi Ngotot Pengen Diceritain)
#23
Bonus Bab Kedua: Lima Belas Tahun Bu Darsih (Cerita yang Baru Diceritakan Setelah Semua Orang Cukup Dewasa untuk Mendengarnya)
#24
Bonus Bab Ketiga: Surat untuk Anak yang Belum Lahir (Penutup Sesungguhnya, Promise)
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
2
Dibaca
66
Tentang Penulis
Gun Kuntara Adhiarta
Masih laki-laki
Bergabung sejak 2026-06-20
Telah diikuti oleh 10 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 36,043 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Rekomendasi