Daftar isi
#1
Bab 1: Perang Jemuran
#2
Bab 2: Pagi yang Tidak Baik-Baik Saja
#3
Bab 3: Rapat yang Gagal Jadi Rapat
#4
Bab 4: Koneksi yang (Katanya) Strategis
#5
Bab 5: Operasi Gerbang (Yang Berakhir di Warung Kopi)
#6
Bab 6: War Kamar Mandi, Edisi Spesial Krisis
#7
Bab 7: Survey Diam-Diam (yang Tidak Diam-Diam Sama Sekali)
#8
Bab 8: Kotak Pandora di Gudang Belakang
#9
Bab 9: Damar Jadi Detektif (Versi yang Sangat Tidak Profesional)
#10
Bab 10: Surat Protes yang Berakhir Jadi Bahan Ketawa RT Sebelah
#11
Bab 11: Bu Endang yang Tidak Sesederhana Kelihatannya
#12
Bab 12: Kebenaran yang Mengubah Segalanya
#13
Bab 13: Benci yang Susah Dipupuk
#14
Bab 14: Penebusan Bang Robi (yang Datang dari Arah Paling Nggak Terduga)
#15
Bab 15: Rapat yang (Akhirnya) Beneran Rapat
#16
Bab 16: Rencana Penyelamatan yang (Tentu Saja) Tidak Berjalan Mulus
#17
Bab 17: Latihan Gagal (Tapi Tetap Kocak)
#18
Bab 18: Hari H (yang Dimulai dengan Kekacauan, Seperti Biasa)
#19
Bab 19: Menang dengan Cara yang Sama Sekali Tidak Elegan
#20
Bab 20: Cerita Rumah Kita (Penutup, dengan Jemuran yang (Lagi-Lagi) Jadi Saksi)
#21
Epilog: Enam Bulan Kemudian (Karena Hidup Tetap Berjalan, Walau Dramanya Udah Kelar)
#22
Bonus Bab: Asal Mula Bang Robi (Cerita yang Nggak Ada yang Minta, Tapi Bang Robi Ngotot Pengen Diceritain)
#23
Bonus Bab Kedua: Lima Belas Tahun Bu Darsih (Cerita yang Baru Diceritakan Setelah Semua Orang Cukup Dewasa untuk Mendengarnya)
#24
Bonus Bab Ketiga: Surat untuk Anak yang Belum Lahir (Penutup Sesungguhnya, Promise)
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#13
Bab 13: Benci yang Susah Dipupuk
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Hari-hari setelah rapat pengungkapan kebenaran soal Bu Endang berlangsung dengan suasana yang aneh di Wisma Bahagiasuasana yang Damar sendiri sulit jelaskan tapi paling mendekati adalah perasaan kita masih dalam masalah tapi sekarang kita nggak tahu lagi siapa yang harus disalahkanIni bikin pusing gerutu Mbak Wulan sambil mengaduk kopi paginya dengan gerakan yang lebih keras dari biasanya seolah sendoknya yang akan menyelesaikan masalah Dulu enak kita bisa benci Bu Endang dengan tena
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp30.000
atau 30 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp50.000
atau 50 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 12
Bab 12: Kebenaran yang Mengubah Segalanya
Chapter Selanjutnya
Chapter 14
Bab 14: Penebusan Bang Robi (yang Datang dari Arah Paling Nggak Terduga)
Sedang Dibicarakan
Flash
Dari Serulian, Untuk Rehan
Syafira Muna
Flash
Polusi dalam Politik
Aiman Muin
Novel
Bronze
Melati Milik Pangeran
Liza Ulfa Maesura
Cerpen
Bronze
Andai Waktu Bisa diulangi Kembali
Dingu
Cerpen
Bronze
Penghuni Kamar Depan
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Pelangi Impian
SITI RAHMATIKA FEBRIANI
Flash
Jiwa yang Dikucilkan
Sekar Kinanthi
Cerpen
Bronze
Tumbler Yang Tertukar
Novita Ledo
Flash
Bronze
Lipstik Berasap
Silvarani
Cerpen
Ayah, Aku Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
TIRI
Muhammad Hendryan Alfarabi
Cerpen
Bronze
Cinta yang Dimulai dari Minus
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Penantian Dua Tahun
Nita Tesalonika
Novel
Titik Minus
Lulu el Ulum
Cerpen
Chapter 1:Tamu dirumah PEJABAT
matthewjashton
Novel
Bronze
Sorry to Goodbye
Allena Moria
Novel
Tentang Anna.
Zahid Paningrome
Flash
Boneka Kesayangan
Rudi Rustiadi
Cerpen
MAWAR-MAWAR
Ani Hamida
Cerpen
Bronze
Resolved Unspoken Prayer
Nuel Lubis