Novel
Genre → Misteri
Cawan Kosong
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Blurb
Kepergian pemilik rumah makan Seribu Teratai meninggalkan duka di hati Hara. Selama 25 tahun menjadi yatim piatu, ia mengenal baik Engkong Lian. Tak terkecuali si polisi tua, Om Bayu, yang selalu protektif padanya sejak kecil.

Ke mana pun Hara pergi, ia memakai sarung tangan demi menyembunyikan rahasia; melihat masa lalu kala menyentuh benda mati. Hingga suatu hari, Hara melepas sarung tangannya saat menghadiri jamuan teh cucu Engkong Lian.

Siapa yang menyangka, di balik kelahiran Hara terjadi kasus tak terpecahkan dan tragedi kelam, hingga menelan keluarga Om Bayu.

Bahkan di balik cawan kosong masih terselip rahasia kecil tak bertuan.
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
yesnosalto
Bukan sekadar membawa pembaca menyusuri sebuah misteri, melainkan mengajak kita memasuki ruang gelap tempat masa lalu yang menolak untuk dilupakan. Kepergian Engkong Lian membuka luka lama dalam kehidupan Hara, seorang yatim piatu yang selama 25 tahun tumbuh di bawah bayang-bayang rahasia kelahirannya sendiri. Sarung tangan yang selalu dikenakannya terasa seperti metafora tentang manusia yang berusaha menyentuh dunia tanpa harus disentuh kembali oleh masa lalunya. Latar etnis Tionghoa dan jejak kehidupan pada zaman Hindia Belanda memberikan lapisan historis yang membuat misteri personal Hara bersentuhan dengan luka sosial yang lebih luas. Perspektif stilistika pascakolonial, pilihan latar, nama, simbol, dan ingatan sejarah tersebut dapat dibaca sebagai cara teks menghadirkan kembali suara kehidupan secara terang, meski di era lampau pernah ditempatkan di pinggir narasi kolonial. 
Disukai
140
Dibaca
5.5k
Tentang Penulis
Celica Yuzi
Reading and writing anything
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 559 pengguna
Sudah memublikasikan 9 karya
Menulis lebih dari 100,632 kata pada novel
Rekomendasi dari Misteri
Rekomendasi