Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Sekar kaget, lalu melihat wajah semua orang yang ada di ruang tamu itu. Ia bingung, lalu spontan menjawab, "Iya... Sa... sa... saya bisa."
"Mbak Sekar bisa merias jenazah kah?" Ibu Grace langsung menyelak.
"Mama sudah," Yongki menimpal pertanyaan ibunya.
"Ah, tarapapa Yongki. Dari pada tong tunggu Mbah pulang, lebih baik kita pakai jasa nona ini saja!" tegas Ibu Grace.
"Tapi--"
"Kalau memang tidak ada alat rias, nanti saya yang cari," kata Tiur menambah. Mereka semua mengambil kesempatan untuk mempermudah urusan itu.
- Dialog Ruang Tamu
"Mbak Sekar bisa merias jenazah kah?" Ibu Grace langsung menyelak.
"Mama sudah," Yongki menimpal pertanyaan ibunya.
"Ah, tarapapa Yongki. Dari pada tong tunggu Mbah pulang, lebih baik kita pakai jasa nona ini saja!" tegas Ibu Grace.
"Tapi--"
"Kalau memang tidak ada alat rias, nanti saya yang cari," kata Tiur menambah. Mereka semua mengambil kesempatan untuk mempermudah urusan itu.
- Dialog Ruang Tamu
Tokoh Utama
Sekar Setyaningsih
Niken Hartanto
Karya yang Terhubung
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Rating
5
13
0
0
0
0
Total 13
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
durtigindo
Novel bagus, nih!
ceritanya bagus
Biopik fiksi tentang perjalanan seorang perempuan menjadi perias jenazah yang menyentuh. Saya belum baca sampai habis, tapi saya berani kasih lima bintang untuk penulisan yang rapi.
Menarik
baru baca bab awal, bagus 👍
Aku baru baca tiga Bab awal, sepertinya ini novel yang kental akan suasana keluarga
Nggak nyesal ngeluarin duit 20rb untuk empat Bab terakhir. Sangat layak di beli dengan harga berapapun! Nangis brutal di Bab 8
Awalnya bertanya-tanya, kenapa di chapter pertama dgn sub judul RENDANG? Setelah ku telusuri filosofi rendang itu sendiri dan memahami dialog Sekar dan Sri perihal rendang gosong, itu sungguh sudah sepenuhnya mewakili perkenalan tokoh utamanya. Cerdas. Baru baca sampai bagian 7
Endingnya membuat para pembaca berantam karena punya argumen/teori masing-masing
Sebelum terkunci pernah baca 1 bab dan ceritanya bagus. Good luck, Kak.. 👍💙
Waktu itu baru baca sampai BAB 4, masih berharap segera dibuka gemboknya
Wish us luck
Disukai
322
Dibaca
63k
Tentang Penulis
Johanes Gurning
penikmat buku yang lebih menyukai aroma kopi ketimbang menyesapnya. penikmat aroma tanah basah sehabis hujan yang sejujurnya tak menyukai hujan.
Bergabung sejak 2020-09-20
Telah diikuti oleh 510 pengguna
Sudah memublikasikan 15 karya
Menulis lebih dari 174,709 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bertandang ke Ujung Siang
Johanes Gurning
Flash
PADA SEBUAH CAFE
Onet Adithia Rizlan
Flash
Kereta
Nurmala Manurung
Flash
Menolak Lupa 4
Shin No Hikari
Novel
FREEZE HEART
rekhasandy
Novel
Wanita dalam Pasung
Rina Anggraeni Safia
Novel
Dunia untuk Arland
Rika Kurnia
Flash
Wanita metropolitan
Reveniella
Cerpen
Senja Kini tak Pernah Layu
Larasatijingga
Novel
Janji Jiwa (Sebuah Novelette Psikologi)
Imajinasiku
Flash
Egoisme Imajiner
Syafira Muna
Flash
Rahara
Andini Pradya Savitri
Novel
Something with you
nazar aulia hidayah
Novel
Bitterness
Arsya
Novel
A Way Back
Evi Her
Rekomendasi
Novel
Bronze
Bertandang ke Ujung Siang
Johanes Gurning
Novel
Cerita yang Hilang
Johanes Gurning
Novel
Bronze
Bapak, Kapan Kita akan Berdamai?
Johanes Gurning
Flash
Pulang Kampung Katanya
Johanes Gurning
Novel
Perempuan dalam Episode Selanjutnya
Johanes Gurning
Novel
Bronze
Namaku Susan
Johanes Gurning
Novel
Rahasia Tante Nina
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Hentak Mesin Dini Hari
Johanes Gurning
Novel
Pulang ke Pelukan
Johanes Gurning
Novel
Dua Sisi
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Di Balik Layar
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Ruth Pergi Sendiri ke Surga
Johanes Gurning
Novel
Bank Rahasia
Johanes Gurning
Cerpen
Bronze
Lorong di Atap
Johanes Gurning
Novel
Di Bawah Bukit Simerung
Johanes Gurning