Novel
Genre → Petualangan Telah Selesai
Backpackneymoon
Oleh Susan Natalia Poskitt
Mulai membaca
Beli Sekarang
Digital Rp40,000
Blurb
Biasanya, honeymoon selalu diidentikkan dengan menginap di hotel berbintang 5 dan bersantai di pantai. Namun, Susan dan Adam (@pergidulu) memilih untuk menciptakan konsep honeymoon yang berbeda. Backpackneymoon, demikianlah istilah yang mereka buat, terinspirasi dari honeymoon ala backpacking. 
Selain traveling menggunakan backpack, campervan pun dipilih sebagai sarana transportasi sekaligus akomodasi. Unsur backpacking yang diambil adalah menekan bujet supaya bisa traveling (dalam hal ini honeymoon) lebih lama. Jika biasanya honeymoon hanya berkisar antara beberapa hari sampai seminggu, mereka menjalaninya selama dua bulan. Tujuan yang dipilih pun bukanlah pantai dengan suasana tropis, melainkan negara yang sedang mengalami musim dingin. Australia dan Selandia Baru dipilih sebagai tujuan yang paling masuk akal.
Adam dan Susan telah membuktikan dedikasi mereka sebagai pasangan traveler pertama yang mampu menggabungkan catatan perjalanan berbumbu romansa (yang nggak bikin enek!), disertai panduan dan bujet terlengkap. Harapannya, siapa pun bisa menikmati dan terinspirasi ikut ber-backpackneymoon. Tak selalu harus ke luar negeri, buku ini mendorongmu untuk melakukan eksplorasi sesuai minat, waktu, dan bujet yang dimiliki. Jadi tunggu apa lagi? Start planning your own backpackneymoon trip today! :)
Tokoh Utama
Adam
Susan
#1
Flashback to 2010 at Phuket Airport
#2
How Did We Meet?
#3
Apa Itu Backpackneymoon?
#4
Kenapa Road Trip?
#5
Apa Itu Campervan?
#6
Campervan Mewah
#7
Tip Road Trip Menggunakan Campervan
#8
WikiCamps & Buku Panduan Camps
#9
Campervan-Practicalities
#10
Driving Culture The Northern Territory Cannonball Run—Penentu Batas Kecepatan Maksimal
#11
Ancaman Binatang Liar di Jalanan Australia
#12
Burung-Burung Liar nan Eksotis
#13
Hati-Hati dengan Oversize Truck!
#14
Gara-Gara Visa Transit
#15
Christchurch Pascagempa 2011
#16
Perjumpaan Pertama dengan Sang Campervan
#17
Salju!!!
#18
Menginap di Tengah Cuaca Buruk di Pinggir Laut
#19
Air Mata yang Bikin Menang(is)
#20
Pilih-Pilih Toilet
#21
Mandi di Bawah Pohon atau Mandi dengan Koin?
#22
Toilet Bernyanyi di Franz Josef
#23
Indomie Memang Nomor Satu
#24
Cari Penguin di Alam Liar
#25
Shrek the Lost Sheep
#26
Sulitnya Bertemu Simbol Negara Selandia Baru
#27
Milford Sound—Bunyi Apa, tuh?
#28
Rotorua—Kawah Sikidang Versi Selandia Baru
#29
Gunung Es yang Bisa Jalan Sendiri
#30
Ada Cacing Berpendar di Waitomo?
#31
Perjalanan Baru, Campervan Baru!
#32
Taman Nasional Warrumbungle
#33
Mount Kaputar dan Pemandangan Berputar
#34
Lightning Ridge—Kota yang Tersambar Petir?
#35
Mulgowan Aboriginal Art—Karya Seni Masa Lampau
#36
Broken Hill dan Magpie yang Galak
#37
Sakau Nasi? Repot!
#38
Uluru—the Ultimate Destination
#39
Sunrise dan Sunset Show di Uluru
#40
Uluru—Situs Sakral Bangsa Aborigin
#41
Kings Canyon—Rajanya Lembah-Lembah di Australia
#42
Kasih Makan Walabi Liar
#43
Great Ocean Road—Is It That Great?
#44
Serba-Serbi Visa
#45
Bujet Campervan Trip
#46
Bujet Campervan Trip (2)
#47
Epilog
#48
TENTANG PENULIS
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
0
Dibaca
645
Tentang Penulis
Bentang Pustaka
-
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 551 pengguna
Sudah memublikasikan 305 karya
Menulis lebih dari 14,828,729 kata
Rekomendasi dari Petualangan
Rekomendasi