Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Akhirnya Luna pulang. Ia melewati pintu jati yang terlihat kokoh itu, namun, segalanya tampak seperti memori yang membeku dalam kaindahan. Aroma masakan Ibu yang gurih masih mengepul di meja makan, tawa renyah Ayah masih terdengar dari ruang tamu, dan celotehan hangat kedua adiknya, Brian dan Bianca, seolah menghapus pahitnya tahun-tahun pelarian Luna di kota.
Namun, siapa sangka? Kebahagiaan itu mulai menunjukkan retakkan yang nyata?
Sesekali aroma masakan Ibu yang sedap berubah menjadi bau tanah yang membusuk? Mengapa sang Ayah selalu memperban kedua tangannya? Mengapa pelukan Bianca seolah tak pernah sampai di hangat kulitnya? Dan, Brian, ada apa dengan Brian yang sesekali terlihat lebih murung di wajahnya yang ceria itu?
Di rumah ini, setiap tawa adalah benang yang dirajut untuk menutupi lara, dan setiap sudut ruangan adalah sebuah labirin yang menolak kebenaran.
Dan Luna harus memilih: tetap tinggal dalam perjamuan indah yang ia ciptakan sendiri, atau membuka pintu kamar yang terkunci dan menghadapi nisan yang selama ini ia sebut sebagai rumah.
Namun, siapa sangka? Kebahagiaan itu mulai menunjukkan retakkan yang nyata?
Sesekali aroma masakan Ibu yang sedap berubah menjadi bau tanah yang membusuk? Mengapa sang Ayah selalu memperban kedua tangannya? Mengapa pelukan Bianca seolah tak pernah sampai di hangat kulitnya? Dan, Brian, ada apa dengan Brian yang sesekali terlihat lebih murung di wajahnya yang ceria itu?
Di rumah ini, setiap tawa adalah benang yang dirajut untuk menutupi lara, dan setiap sudut ruangan adalah sebuah labirin yang menolak kebenaran.
Dan Luna harus memilih: tetap tinggal dalam perjamuan indah yang ia ciptakan sendiri, atau membuka pintu kamar yang terkunci dan menghadapi nisan yang selama ini ia sebut sebagai rumah.
Tokoh Utama
Luna Qiantara France
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
2
Dibaca
149
Tentang Penulis
KIN DOUTZEN
"Selamat datang di terminal sendu yang berkepanjangan" —Gincu Nestapa
Bergabung sejak 2025-06-24
Telah diikuti oleh 59 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 7,803 kata pada novel
Rekomendasi dari Thriller
Novel
ARCANA DOMUS
KIN DOUTZEN
Novel
GRIM GAME
moris avisena
Flash
Panggung Stadhuis van Batavia
Zi Chaniago
Novel
Potongan Harmoni yang Membeku
Ripley
Novel
'98 di Negeri Antah-berantah
🕯Koo Marko✨
Novel
Star Therapy
Azizul Qodri
Flash
CONVERSATIONS WITH GOD?
Bramanditya
Skrip Film
Bloody Money
Eunike Hanny
Cerpen
KABUT MERAH
moris avisena
Novel
ASTAGHFIRULLAAH (Suropati)
Hermawan
Novel
MAJO
Hesty Purnamasari
Cerpen
KETIKA KEMATIAN MENGEDIPKAN SEBELAH MATANYA.
Foggy FF
Cerpen
Andai Saja Kamu Cerita
Diano Eko
Novel
Budak Cacing
Omius
Novel
Bukan Anak Pertama
Novita Ledo
Rekomendasi