Di Balik Tembok Kuil Berlapis Emas
Religi
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator
Di kuil megah yang dibangun dari emas, duduk jajaran dewa di atas altar dari batu mulia. Setiap bulan para pengikut memberi persembahan terbaik usai mati-matian membanting tulang; gandum, buah-buahan, sapi, emas, perak, perhiasan. Para dewa tersenyum.
Lalu mereka makan, minum dan menghias diri sampai puas. Dunia yang mereka ketahui hanyalah aula emas di dalam kuil dan segala kemewahannya. Dunia di balik pintu kuil yang selalu tertutup rapat adalah tempat asing.
Para dewa buta dan tuli. Sama sekali tidak melihat dan tidak mendengar segala kesulitan yang membebani setiap pengikutnya demi memberi makan mereka yang tak pernah berdiri satu langkah pun di luar tembok kuil.
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Di Balik Tembok Kuil Berlapis Emas
Wina Sari Ardini
Novel
Dimensi [Telah Terbit!]
Astrida Hara
Skrip Film
Bianglala: Forbidden Love Between Two Cities Apple
Imajinasiku
Novel
HIJRAH CINTA
Falcon Publishing
Novel
Sedang Tuhan pun Cemburu
Mizan Publishing
Cerpen
Doa yang Lupa Kupanjatkan
Penulis N
Flash
Lebaranku
Noera Ilyana
Novel
Kulabuhkan Cintaku di Hatimu
Imajinasiku
Novel
TAAJ
Ida Mujtahidah
Novel
Perkamen Sanada
Panji Pratama
Flash
Kapan Kalian Berdamai?
Nuel Lubis
Flash
Jembatan Terakhir
Silvarani
Novel
Jodoh Dunia Akhirat
Mizan Publishing
Cerpen
Mikhaila
Xavier Benedick
Novel
Badut Pengantar Cincin
Bias Divhanka
Rekomendasi
Flash
Di Balik Tembok Kuil Berlapis Emas
Wina Sari Ardini
Flash
Karnelian
Wina Sari Ardini
Flash
Gadis Seruling, Koin Perak, dan Penunggang Kuda
Wina Sari Ardini
Flash
Neraca, Tiang Pembakaran, dan Burung Gagak
Wina Sari Ardini
Flash
Merpati di Pinggir Laut
Wina Sari Ardini
Flash
Hutan Gantung
Wina Sari Ardini
Flash
A Thousand Gods, a Thousand Prayers
Wina Sari Ardini
Flash
Koin Perak dan Sebutir Apel
Wina Sari Ardini
Flash
Kebakaran di Neda
Wina Sari Ardini
Flash
Kehidupan, Kematian, dan Kelahiran Kembali
Wina Sari Ardini