Kabut tipis masih membekas bersama suasana pagi..
cahaya mentari mulai masuk diantara rimbunya hutan..
selangkah demi selangkah jejaknya, seperti tanda kekuasaan yang dimiliki..
Ia berjalan dengan gagah . tak ada yang berani menatap sorot mata itu..
Semua makhluk mengakui ia sang raja di hutan belantara..., ya, harimau si raja hutan..
raja yang berjalan tanpa pasukan..
sunyi sepi Sendiri..
Meski begitu satu kehadirannya membuat semua makhluk lari ketakutan..
Tak perlu berteriak.
Tak perlu menunjukan taring.
Cukup hadir menjadi simbol untuk ditakuti..
Namun raja hutan itu tak selalu berjalan dengan gagah,..
Walau seorang raja ia tetap menunduk untuk mendapatkan buruannya..
Berjalan pelan meski duri terinjak, tak membuatnya berteriak,
Satu langkah tetap melaju
"Trek"
ranting pohon patah di bawah telapak kakinya, suara nyaring terdengar memecah sunyi di sekitar..
Buruannya lari tanpa peringatan..
Bahkan sang raja pernah gagal dalam mengambil tindakan..
lalu ia mencobanya kembali.
perlahan tapi pasti,
Ia tak sungkan meski harus berbaur dengan rumput jelata..
Ia tak sungkan meski harus berlindung di balik pepohonan..
Hingga mangsa itu dekat, harimau itu meloncat lalu menerkam nya.. Hari itu harimau sudah kenyang atas makanan yang ia dapat.
Dan apa kalian tau? meski ia sang raja di hutan belantara. Ia tak berburu hanya untuk memenuhi kesenangan.. melainkan hanya untuk memenuhi kebutuhan..