HILANG

Masih jelas di ingatanku, seorang perempuan tua tinggal sendirian setelah kepergian suaminya. Anak dan cucu-cucunya tinggal jauh di kota, hanya setahun sekali datang menemuinya. Hanya setahun sekali seluruh lampu di rumahnya dinyalakan, barang barang di lemari dikeluarkan, piring dan gelas yang biasa hanya pajangan akhirnya kotor juga digunakan. Anak dan menantunya membersihkan lantai dan perabot, mengganti gorden yang usang juga menata meja kursi dan mengganti seprai di kamar depan. Kaki kaki kecil berlarian di halaman, bermain dan mengelilinginya. Bahagia sekali melihatnya. Tetapi, bahagianya hanya setahun sekali. Hari-hari biasa dilakukannya dengan kesunyian, dengan dirinya sendiri. Ia selalu menunggu untuk bisa menghabiskan waktu berjam jam di dapur, di perapian, menyiapkan hidangan favorit cucu cucunya, masakan dengan aroma khas kayu bakar. 

Kini, anak dan cucu-cucunya tidak lagi mengunjunginya disini. Meja-meja jadi berdebu dan sisa kayu bakar dibiarkan begitu saja, aroma khas masakannya tidak tercium lagi. Semuanya pergi, menghilang. Yang tertinggal hanya ingatanku tentangnya.

#fotosampul: novacam | fuji C200

303 dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Saran Flash Fiction