SUATU HARI NANTI

Suatu hari nanti, anganmu akan menjadi nyata, mimpimu akan terwujud, dan do’amu akan terkabul.

Liliana Pramesti, seorang gadis yatim piatu yang hidup dalam sebuah kemiskinan, menjadi tulang punggung bagi adik semata wayangnya yang menderita penyakit down syndrom, tentu saja adalah hal sulit baginya. Namun, kerasnya hidup, tidak lantas menyurutkan keyakinan dan perjuangannya untuk tetap bertahan.

Hingga ... suatu hari, dia terpaksa harus menikah dengan cinta pertamanya sedari kecil, semenjak itu, dunianya berubah, jungkir balik, kedamaiannya terenggut begitu saja.

 

“Bang Ilham itu, seperti batu, dan aku seperti air, batu dan air bisa hidup berdampingan, meski batu memang memiliki karakter yang keras, dan air memiliki karakter yang lembut, namun tidak tersentuh. Tapi suatu hari nanti ... air mampu menghancurkan batu”

7 disukai 1 komentar 3.3K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Lah, menikah dengan cinta pertama kok terpaksa. Harusnya seneng dong, Kak. Akutu malah gak kesampaian. Ditinggal duluan. Huhuhu.
Saran Flash Fiction