Wanita Nakal
Drama
Seno memacu skutiknya demikian kencang membelah jalur pantura, sekencang darah yang mengalir di tubuhnya. Malam ini Seno akan menjemput paksa istrinya, walau apapun yang akan terjadi.
Sejak kecil Seno pandai melukis. Ia sering mendapat order melukis untuk karnaval Agustusan atau melukis dinding sekolah-sekolah yang akan menghadapi akreditasi. Dinding sekolah yang semula kusam, dalam beberapa hari telah semarak oleh lukisan karya Seno.
Lulus SMA, Seno memantapkan diri menjadi pelukis. Ia menjajaka...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Novel
Imperfect Family
Rosiana Quraisin
Flash
Arah Ayah
Nuel Lubis
Cerpen
Wanita Nakal
Sulistiyo Suparno
Novel
The Petals in Your Eyes
Alisa Alfath Mukti
Novel
Smiling Depression
nisaaa
Flash
Cerita di Malam itu
Karla SB
Cerpen
Kita, Sebelum Sibuk Jadi Dewasa
Ananda Sinaga
Novel
Harsa
Amalia Zahra
Novel
Selamat Tinggal, Dunia.
Rika Kurnia
Flash
Tahun Harapan
Herumawan Prasetyo Adhie
Flash
WULAN
kound
Novel
Walau Bumi Membenci
Thoriq Hood
Novel
SELAT GIBRALTAR
Manda Tiara Sani
Skrip Film
Di Kafe
Nida C
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Wanita Nakal
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Kiat Sukses Wawancara Kerja
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Berburu Kinjeng Biru
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Tujuh Daun Bidadari
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Gadis Penanam Bunga
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Cinta yang Tak Mungkin Bersatu
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Kekasih Diam-Diam
Sulistiyo Suparno
Flash
Aku Akan Menunggumu
Sulistiyo Suparno
Flash
Wanita Terhormat Vs Perempuan Jalang
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Nama Istimewa
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Bu Guru Hastin Ditangkap Polisi
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Menonton Televisi di Losmen
Sulistiyo Suparno
Flash
Membunuh Tanpa Senjata
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Kecupan Rere
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Pengintip Malam Pengantin
Sulistiyo Suparno