Pisau
Drama
Menggunakan pantat cobek batu, Rupiah mengasah pisau. Bagai kening Rupiah saat lajang, pisau itu berkilat. Perempuan berwajah tirus dan kurus itu menyeringai, menyorongkan pisau pada Mbok Giyem. “Sudah tajam,” desisnya.
Mbok Giyem bergidik. Perempuan 60-an tahun itu menyentuh lembut penuh kasih tangan Rupiah.
“Kamu mandi dulu, ya, Rup? Air hangat sudah siap.”
“Tidak mau, Mbok. Aku mau nunggu Kang Badrun,” sahut Rupiah cemberut.
“Boleh. Tapi mandi dulu biar wangi. Kang Badrun datang jam lima. Sekarang masih jam empat.”
Perlahan Mbok...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Pisau
Sulistiyo Suparno
Novel
StarLight
Vidharalia
Novel
Aku mau bahagia
Kareniavorg
Novel
Steviana
Kiki Misgiarti
Novel
GEMINIAN
Maulina Prita
Novel
KENNIE
Asrina Lestari
Novel
Lemon
Dinasaurus
Novel
aalok
Katata
Novel
MINOR
Oktabri
Novel
Matsuri
Adlet Almazov
Novel
NOL
Putri Lailani
Novel
Maruishi
Maruishi
Novel
KELAM
Dewi Hana
Komik
OUTCAST SCHOOL
jssy.ms
Skrip Film
Bunga dan Pena
Himawan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pisau
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Bandit Cilik
Sulistiyo Suparno
Flash
Hanya Angin yang Datang
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Gadis Panggilan di Pelataran Masjid
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Dering Telepon Tua
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Semua Rumah Ada Tikus
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Disiplin
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Ibu Datang Membawa Seorang Gadis
Sulistiyo Suparno
Flash
Matahari Tak Pernah Lelah
Sulistiyo Suparno
Flash
Hormat Bendera Grak !!!
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Cinta Pertama
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Radio Kuna Kunawi
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Martin, Penyanyi yang Hilang
Sulistiyo Suparno
Flash
Melupakan Lucky
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Pulang dari Perang
Sulistiyo Suparno