Semua Rumah Ada Tikus
Drama
Banyak tikus di rumah Halimah, meski rumahnya bersih beraroma apel segar. Mungkin karena dekat persawahan. Mungkin karena sedang musim tikus berbarengan dengan musim durian. Mungkin karena anu, mungkin karena ini dan itu. Saat malam tikus-tikus berseliweran di segenap penjuru rumah; datang dan pergi seperti siluman. Tikus-tikus itu bagai penjajah menyebalkan!
Misi keluarga itu sekarang adalah: membebaskan rumah mereka dari penjajahan tikus!
“Kita pakai racun tikus saja. Beli di Shopee atau Lazada,”...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
TERLARANG
Kartini Susilo Fitri
Novel
Mengenang Bandung, mengenggam Suci
rika siti syaadah
Cerpen
Semua Rumah Ada Tikus
Sulistiyo Suparno
Novel
Endless Origami
dedanel
Novel
Cala yang Berlubang
Nayaka Ashaki
Novel
Arah Musim
Bentang Pustaka
Novel
Pacar Sewaan
Daca Dacita
Novel
Rara
Hai Ra
Skrip Film
Tuhan Yesus Sembuhkan Luka Batinku (Skrip)
Asti Pravitasari
Skrip Film
warteg
Ainun
Cerpen
Purnama Gelap di Mata Keysa
M. Yusuf Putra Sinar Tapango
Novel
Aku kamu dan koma
yulindraaulia
Novel
Guruku Yang Hilang Dalam Pandemi
ajitio puspo utomo
Novel
HEY MONSTER
Fitroh Wiji Astuti
Skrip Film
It's Not Easy to be A Single Dad
Amalina septiani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Semua Rumah Ada Tikus
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Penjudi juga Boleh Berdoa
Sulistiyo Suparno
Flash
Pengarang Idola
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Penjaga Musala Tak Mau Salat
Sulistiyo Suparno
Flash
Gadis Payung
Sulistiyo Suparno
Flash
Istri Pengarang
Sulistiyo Suparno
Flash
Hormat Bendera Grak !!!
Sulistiyo Suparno
Flash
Perjalanan Mengunjungi Sahabat
Sulistiyo Suparno
Flash
Mendadak Terbang
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Cinta Pertama
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Nasib Buruh Demonstran
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Firasat Kematian
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Pangeran di Halte Tua
Sulistiyo Suparno
Flash
Membunuh Tanpa Senjata
Sulistiyo Suparno
Flash
Berdoa yang Sederhana Saja
Sulistiyo Suparno