Disukai
0
Dilihat
15
Seluk Nestapa
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Seluk Nestapa

“Jajannya Bunda letakkan di meja belakang kamu ya, Mora.”

Terdengar suara bundaku dari arah belakang. Tanpa menoleh, aku hanya memberikan anggukan sambil terus mempertahankan wajah menghadap depan. Setelahnya langkah kaki itu mengetuk lantai semakin jauh. Aku menebaknya kalau bunda sudah kembali masuk ke rumah tanpa harus menunggu respon.

Suasana sore hari ini begitu terasa hangat. Bahkan cahaya jingga menembus mata. Senyumku tidak pernah pu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)