Disukai
0
Dilihat
44
Falminca House
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

‎Tiang lampu jalan sudah miring sejak gempa minggu lalu. Aku berdiri di sampingnya seperti berteman, ya kami sudah berteman cukup lama.

Di sampingnya aku menunggu seseorang, dia teman kerjaku, namanya Yanie, dia wanita yang bersemangat. Meski aku kurang paham apa yang dia bicarakan, terkadang.

Dia biasa melewati jalan ini, dari gang di belakang toko roti. Pemilik toko roti itu adalah pelanggan tempat kami bekerja, dia lelaki yang ramah, tubuhnya mempunyai wangi gandum panggang yang sangat khas.

Amirna temanku yang lain, dia sangat suka bermain dengannya. Sepertinya, aroma tubuhnya menjadi alasannya? Aku berpikir itu mungkin alasannya dan mungkin bukan karena hal itu saja. Seingatku, dari cerita Amirna sendiri, lelaki itu sudah memiliki istri dan satu anak laki-laki. Dan entah kenapa Amirna selalu bersemangat ketika m...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)