Selena.
Slice of Life
Kota kecil ini memberi banyak harapan dan ambisi bagi kaum muda yang telah didoktrin untuk merantau ketika sudah waktunya. Pemikiran modern semakin menonjol dan sering kali perempuan lebih berani berpendapat. Meski seringkali pendapat itu didengar pada kondisi tertentu saja.
Selena menjadi salah satu gadis SMA yang mengikuti arus ambisi orang-orang disana.
“Bu, Selena berangkat, ayah masih tidur?”
“Sepertinya begitu, coba nanti sekalian pamit kamu cek ya kaa”
dengan langkah penuh semangat Selena berlari kecil menghampiri kamar ayahnya.
“Hoi tuan, sarapan mu sudah jadi” ucap Selen...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Selena.
Mariana Sibuea
Cerpen
ES GABUS SADIKIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Cerpen
Way Back Home
kholifatussaadah
Cerpen
Pelajaran dari Ban
Nuel Lubis
Cerpen
Cinta Saja Tidak Cukup!
Zakiya NW
Cerpen
Mandi Lumpur
spacekantor
Cerpen
Juru Kunci Makam yang Tertangkap KPK
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Hal-Hal yang Tidak Pernah Kupelajari dari Ibu
Tresnaning Diah
Cerpen
Neraca Uriping Manungsa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Oh, Nani, Mastrubasi
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Jangan takut untuk berbuat baik
Muhamad Maulana Ibrahim
Cerpen
Angin Sore dan Pohon Kehidupan
faridhachacha
Cerpen
Tetangga Depan Rumah
ken fauzy
Rekomendasi