SATU TITIK: TANPA BERTANYA NAMA
Romantis
Ketika melihat anak-anak itu berlari dan juga menikmati airnya, aku di sini duduk menunggu akan tiba senja sampai tersenyum secerah bunga, setiap kali menceritakanmu pada bocah-bocah kurus tak terurus itu, mereka bersorak gembira sampai mendengarkan nada jeda suara napasku yang tertunda.
Semangat bocah-bocah pinggir pantai itu sangat kentara di dalam matanya. Bahkan aku, tidak bisa mendeskripsikan secerah apa selain bunga kesukaanmu.
Andai aku bisa ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
AS LOVE GOES BY
Arisyifa Siregar
Cerpen
SATU TITIK: TANPA BERTANYA NAMA
Wafa Nabila
Novel
Terlahir Sebagai Pengecut
Weni trisanti
Flash
Duet
Delia Angela
Novel
Cerita Kia untuk Randi
Arum mania sukma
Novel
TASTE OF YOUTH
Dwirulianti Midori Putri
Novel
My Story
Ira A. Margireta
Flash
Pulang
Dara Oct
Novel
Don't Forget Me, Please?
William Oktavius
Flash
Raja Ghosting
Nuriska Beby
Flash
Hari Ini Kehujanan
Kosong/Satu
Flash
Apakah Harus Berakhir?
Nuel Lubis
Novel
Angkasa Bulan
Rahmawati
Novel
The Innocent of Us
Lenny
Cerpen
Tafsir bayang yang terlindas
Erlangga Putra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
SATU TITIK: TANPA BERTANYA NAMA
Wafa Nabila
Cerpen
DUA GELAS DAN PROFESI MAMA
Wafa Nabila
Cerpen
Bronze
Kodok Jantan Yang Tak Diundang
Wafa Nabila
Cerpen
Bronze
PASAR SLOKEN
Wafa Nabila
Cerpen
Kereta Kuda Bersayap dan Pengikutnya
Wafa Nabila
Novel
PENCABUT MATA
Wafa Nabila
Novel
PERSETAN: PERJANJIAN MAMA
Wafa Nabila