Renjana Pulau Bungin
Sejarah
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Hujan mulai mengguyur kota Venetie Van Java. Titik - titik air nampak asyik menari di jalan beraspal. Daun mulai berguguran. Aku menatap hujan dari balik jendela gedung lantai lima dengan takjub. Melihat lalu lintas jalan dan seorang anak kecil yang berjalan berdua dengan ibunya, sesekali menadahkan tangannya, menunggu hujan membasahi telapak tangannya. Lamunanku buyar sesaat pintu bergetar.
Seorang laki - laki berumur 40 tahun itu masuk lalu memberitahuku kalau aku ditugaskan pergi ke ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Renjana Pulau Bungin
mareta amelia
Novel
Bonnie
aksara_g.rain
Novel
Nama Terakhir Di Alamat Itu
A.A.Pusung
Novel
DANAR dan ZAHIRA
Danar supriyadi
Novel
Nun Mati 1962
Tian Setiawati Topandi
Novel
ISYARAT YANG TERJAWAB
Rizal Azmi
Novel
Pa, Saya Sudah Datang
Dewangga Putra
Novel
Life After Fighting
Langit Bersembunyi
Cerpen
Luweng Grubug
Tia Dia
Flash
Seratus Tahun Kemudian
Afri Meldam
Novel
Ghost from Berlin
Lumba-Lumba
Novel
ANTI PARASIT
Ahmad Barnash
Cerpen
Megat Ruhing Asmara
Suryawan W.P
Cerpen
Misi Pencurian Ilmu
Farhan Bashori Hasan
Novel
Pangeran dari timur
Bentang Pustaka
Rekomendasi