Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Abdur seorang pemuda tunawicara, anak hasil pemerkosaan yang dilakukan Rosat, ayah biologisnya, dua puluh tahun lalu. Ia melarikan diri dari Lamongan ke Jakarta setelah membunuh adik Rosat.
Di Jakarta, ia pergi ke mana-mana berjualan kopi keliling dengan sepeda ontel. Sambil bekerja, ia mencari ayahnya dan bermaksud membunuhnya. Tapi setelah menemukan ayahnya, ia mengurungkan niatnya.
Dengan sepeda ontelnya, ia menjadi saksi bisu peristiwa reformasi yang penuh dengan kerusuhan. Dengan mata kepalanya sendiri, ia menyaksikan ayahnya mati terpanggang di Mal Klender yang dibakar perusuh menjelang turunnya Presiden Soeharto.
Di Jakarta, ia pergi ke mana-mana berjualan kopi keliling dengan sepeda ontel. Sambil bekerja, ia mencari ayahnya dan bermaksud membunuhnya. Tapi setelah menemukan ayahnya, ia mengurungkan niatnya.
Dengan sepeda ontelnya, ia menjadi saksi bisu peristiwa reformasi yang penuh dengan kerusuhan. Dengan mata kepalanya sendiri, ia menyaksikan ayahnya mati terpanggang di Mal Klender yang dibakar perusuh menjelang turunnya Presiden Soeharto.
Tokoh Utama
Abdur
Rosat
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Maruishi
-
Bergabung sejak 2023-05-04
Telah diikuti oleh 12 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 18,808 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Rantau 1992
Saras Agustina
Novel
Maruishi
Maruishi
Novel
Suami-suami Seribu Dapat Tiga
riwidy
Cerpen
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Novel
STENDHAL
Puspita Juliawati
Skrip Film
Bakti Ayah Belia (Screenplay)
Chika Manupada
Flash
Warna. . .
AlifatulM
Cerpen
WANITA
Iman Siputra
Cerpen
Cintai Aku Tuhan
Rakanta
Novel
Kuncup Berlian
Ais Aisih
Novel
Jejak Sampai ke Bintang
Gabriella Gunatyas
Flash
Hiasan?
Cano
Cerpen
Drama Tiga Babak
Tika Sofyan
Novel
Autotomi Lara
NA Puspita
Novel
Me And My Crazy Life
Sinta Aulia
Rekomendasi