Disukai
0
Dilihat
3,972
Orang yang Sama
Horor

Aku tahu hari itu Selasa, tanpa perlu melihat kalender atau notifikasi digital. Aku bisa merasakannya dari tekanan samar di dada, dari sisa jejak mimpi buruk yang memburuku setiap pagi. Lalu, di dapur, roti tawar mengeras di atas meja. Sisi-sisinya mulai ditumbuhi jamur. Sebuah tanda bahwa aku lupa belanja di Senin malam. Lagi dan lagi.

Namun, yang paling meyakinkan ialah saat perjalanan pulang kerja. KRL sore itu, jalur dari Sudirman menuju Bogor, terasa lebih kejam dari biasanya: riuh, berdesakan, dan seolah semua orang sedang memendam kebencian yang sama, yang tak tahu harus ditumpahkan ke siapa. Napas orang lain menempel di tengkuk. Tubuhku larut menjadi satu massa tak bernama. Kepala tertun...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Rekomendasi