Memaksa Sebelah Tangan
Romantis
Memaksa Sebelah Tangan
“Mundur” ucap seorang pria ke wanita di hadapannya.
Kata kata ini memecah diantara suara berisik jalanan Jakarta, suara klakson, suara sirine mobil ambulance dan konstruksi bangunan di seberang.
Mereka dipisahkan sebuah meja keramik sepanjang 3 meter dan beberapa piring dan gelas kotor yang belum dibereskan. Keduanya sedang duduk hadap-hadapan di sebuah Pantry perkantoran di Jakarta.
Meski lampu Pantry lumayan redup, tapi ekspresi serius pria tadi bisa dilihat oleh si wanita. Orang yang ia ajak biacara, orang yang menjadi objek kata “mundur”.
“Kenapa kak?” cuma itu yang bisa diucapkan si wanita.
“Karena saya ga bisa bales perasaan kamu”
Lagi-lagi w...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Curhat Gadis Galau
Al Balinda Ulin Dya
Cerpen
Memaksa Sebelah Tangan
oldartsywithtech
Novel
Kanvas
Viola Elysia
Novel
Come to Stay
Winda Nazira
Novel
Mentari untuk Elang
Widayanti
Cerpen
Iyyaki Hubbi
Daud Farma
Cerpen
Cinta Anak 6 tahun
Aisyah swan
Cerpen
Our Memories : Her
Yohana Gie
Novel
Temusai
Ichsan Kamil
Novel
After
Putri Amanda
Skrip Film
UNDERAGE MARRIAGE (SERIES SCRIPT)
Ika Karisma
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
MENANTIMU DI STASIUN SOLO BALAPAN
DENI WIJAYA
Flash
Saat Senja Menutup Kisah
Nuel Lubis
Flash
Sebuah Kesempatan
winda nurdiana
Rekomendasi