Langit Tak Pernah Ingkar Janji
Drama
Pagi itu, langit di atas Jenggala menggigil sunyi. Kabut menggantung malas, seolah enggan menyaksikan satu lagi takdir anak manusia yang dikoyak oleh tangan sesama, bukan oleh manusia durjana. Di dalam kamar sempit sebuah asrama, Gilang terbaring bungkam. Tubuhnya dingin, lebam-lebam menghitam, dan matanya yang dulu berpendar, seolah menyimpan bara ketika menghafal dogma suci, kini tinggal sepasang kaca beku. ia diantarkan puluhan warga desa yang nestapa, bagaimana tidak!!. Dulu dianggap sebagai matahari kecil yang siap mengganti pe...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Ikhlaskah Hati
andreas fredica
Novel
Rute Terakhir Ayah
Ferdi Ferdian
Skrip Film
LANGIT BIRU
Herman Trisuhandi
Skrip Film
My Love Is Not A Prank
Andika Ramadhan
Flash
Di Tengah Kemacetan...
Agung Prasetiarso
Cerpen
Langit Tak Pernah Ingkar Janji
Ayub Wahyudin
Flash
Sungai Pasir
muhamad fahmi fadillah
Flash
Menanti Kau
Moycha Zia
Cerpen
Di Luar Guru, di Rumah Hanya Seorang Babu
Haris Fadilah Hryadi
Novel
Coronavirus Love Story in 'Desa Lele'
Gloria Morgen
Skrip Film
Untuk Asha
Diah Sari Fitriani
Novel
The Sparks
Gie Salindri
Skrip Film
1024 : We're All Done
Pradita Dina Salsabila
Skrip Film
KABAYAN MASUK BUI
Ade Bilal Perdana
Novel
PENGANGGURAN CUMLAUDE
Abdul Khair
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Langit Tak Pernah Ingkar Janji
Ayub Wahyudin
Cerpen
META MATA MENYITA
Ayub Wahyudin
Novel
Bronze
Menjahit Luka
Ayub Wahyudin
Cerpen
Bronze
KOMISARIS TAMBANG, PULANG PETANG
Ayub Wahyudin
Cerpen
Bronze
Secarik Tagihan Sendu
Ayub Wahyudin
Cerpen
Tihtir
Ayub Wahyudin
Novel
Sepotong Kisah Dibalik 98
Ayub Wahyudin
Cerpen
Bronze
Lukisan Terakhir
Ayub Wahyudin