Kemeja Ayah
Drama
Mentari pagi menyinari sawah yang luas terhampar di depan rumah panggung sederhana milik Pak Karto. Udara pagi masih terasa dingin, menyentuh kulit, tetapi Pak Karto sudah terbangun. Sebagai seorang buruh tani, pekerjaan harus dimulai lebih awal, sebelum matahari benar-benar meninggi dan tanah menjadi keras. Tangannya yang kasar, penuh dengan garis-garis bekas luka akibat kerja keras, memegang cangkul. Hari ini, seperti hari-hari sebelumnya, ia akan bekerja di sawah, menca...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
DILEMATIK CINTA
Aldi Renaldi
Cerpen
Kemeja Ayah
AndikaP
Novel
Summer Dream
Metha
Novel
Jejak Perempuan yang Pergi pada Suatu Masa
Alfian N. Budiarto
Flash
Terus Terbang
Silvarani
Cerpen
Ballerina
wulandari
Novel
Nama Pena
Sitha Trivina
Skrip Film
Harumi
Gyul
Flash
Rupawan Monster Selalu Menyerupai Mangsanya
Fadel Ramadan
Novel
METTA
Renata yohana nurak
Novel
Akankah Esok Berubah Cerah?
Achmad Biondi Adiyarta
Novel
Mencari Pesan
Setia S Putra
Cerpen
The Orphan
Susanti
Cerpen
Farah
Artmeza
Cerpen
Anak Kidal
Chie Kudo
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kemeja Ayah
AndikaP
Cerpen
Bronze
Tahun Berlalu
AndikaP
Novel
Bronze
Andini
AndikaP
Cerpen
Bronze
Mengapa Kamu Selingkuh
AndikaP
Cerpen
Bronze
Mukenah untuk Ibu
AndikaP
Cerpen
Bronze
Kapur yang Terhapus
AndikaP
Flash
Bronze
Kursi Emas
AndikaP
Flash
Bronze
Kolak Labu
AndikaP
Flash
Bronze
Terlilit Janji, Terselip Luka
AndikaP
Flash
Bronze
Jam Tangan
AndikaP
Cerpen
Bronze
Poppok : Teror Makhluk Misterius
AndikaP
Cerpen
Bronze
Beras untuk Lebaran
AndikaP
Novel
Bronze
Surya
AndikaP
Cerpen
Bronze
Hujan di Malam Akhir Tahun
AndikaP
Cerpen
Bronze
Takbir Rindu
AndikaP