Kejadian Mistis Pada Pohon Dekat Masjid
Horor
Kau berjalan menuju masjid, langkahmu pelan namun pasti di bawah langit yang memudar. Jalan setapak yang kau lalui setiap hari terasa biasa, namun ada satu bagian yang selalu membuat bulu kudukmu berdiri: gundukan pohon yang rimbun, tempat di mana bayang-bayang seolah menelan cahaya. Pepohonan itu berdiri rapat, daun-daunnya saling bertautan, membentuk kubah gelap yang seolah menyimpan rahasia. Setiap kali kau melewatinya, ada suara—seperti desis atau kibasan lembut, nyaris tak terdengar, namun cukup untuk membuatmu menoleh. Malam ini, suara itu lebih...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Kejadian Mistis Pada Pohon Dekat Masjid
Ron Nee Soo
Novel
Sengkeran
Muhammad Haryadi
Flash
Pact with the Shadows
Viona fiantika
Novel
Perawan Tak Boleh Pulang
I. Majid
Cerpen
Suara Dari Frekuensi Mati
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bis Kota
Faizal Ablansah Anandita, dr
Flash
Rencana Besar
Carolina Ratri
Skrip Film
Sugih
Refy
Komik
Serem Sirep
Andrianto
Cerpen
Berbagi Rumah
Jasma Ryadi
Flash
Sandekala
Jasma Ryadi
Cerpen
Not Your Nightmare: The Cliff (Jalan yang salah)
Momento Mori
Flash
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Flash
Belum Mati
Roy Rolland
Flash
Boo si Boneka Kelinci
Adnan Fadhil
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kejadian Mistis Pada Pohon Dekat Masjid
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Ekspektasi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Menjemur Kopi di Malam Hari
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Rasa Kehilangan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Dalam Cinta Kubertanya?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Padi yang Berbisik
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Hak Cipta
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Kebaikanku, Tak Perlu Kau Bayar
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Apakah ada Ruang Untuk Cinta yang Sama
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Bidadari
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Alasan Pria Mudah Lelah
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sebuah Cinta dan pesan yang tidak pernah dibalas
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Harapan Baru
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sabar adalah Sungai, Senyumanmu adalah Muaranya
Ron Nee Soo