Kado untuk Ayah
Drama
Kado untuk ayah
Matahari hampir tenggelam di peraduan, yang terasa hangat. Namun belum sampai tujuannya. Cahayanya indah. Jingga membaur di langit luas. Jalanan tampak masih basah karena hujan siang tadi menambah suasana hangat yang selalu kurindukan. Otak masih ingat dengan sangat lekat, saat jam dinding di rumah menunjuk angka tiga. Ayah baru pulang dari pekerjaannya, membawa cangkul di tangan kirinya, dan menyandang tas sebagai isi makan ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Lupa pulang
naila holisoh putri nurj
Novel
Terobsesi bungkus, lupa akan isi
Bentang Pustaka
Cerpen
Kado untuk Ayah
penulis kacangan
Novel
Better than You
Slukepyn
Novel
Can't Stop
Siti Soleha
Novel
AYU SITA (Sepupuku Tercinta)
Dinda Angelica
Novel
Guratan Jingga
Claudia Lazuardy
Novel
Larasati: Perempuan Penabur Mimpi
Atilla
Novel
Hidup Mati
Justang Zealotous
Flash
TERSESAT DI GANG YANG BENAR
Ari S. Effendy
Novel
Sepi dan Emosi
Senna Simbolon
Novel
My Funny Cousin
Mizan Publishing
Novel
The Trip She Finally Took
Lingga SA
Novel
Jentaka
Faisal Susandi
Komik
Kosan Orang Kerja
Hasprita Restiamangastuti Boru Mangunsong
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kado untuk Ayah
penulis kacangan
Flash
Bronze
Gara-gara Gosip
penulis kacangan
Komik
Desa Absurd
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Perwakilan rindu di pelupuk mata
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Sebatang Kara
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Pergilah Kasih Kejar Keinginanmu
penulis kacangan
Komik
Desa Absurd
penulis kacangan
Novel
Bronze
Kepompong
penulis kacangan
Flash
Bronze
Untuk sebuah senyuman
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Formalitas di atas ranjang
penulis kacangan
Flash
Bronze
Hantu galau
penulis kacangan
Flash
Bronze
Walid Di Tengah Badai
penulis kacangan
Novel
Bronze
Desa Absurd
penulis kacangan
Flash
Bronze
Hantu koplak
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Gadis Gila dan Ajal
penulis kacangan