Gadis Gila dan Ajal
Misteri
Gadis Gila
Terkadang membayangkan hal mudah itu merepotkan dan hal rumit itu begitulah mudah. Bicara membayangkan, pernahkah membayangkan bahwa 'kata' adalah pelecehan. Menuduh seseorang berbuat yang belum tentu benar adanya bisa membuat orang itu terkena gangguan mental karena merasa tertekan. Sementara wanita itu sedang berjuang sendiri melawan apa yang dirasakan. Sebenarnya dia tidaklah menggubris, tapi kita tidak tahu seberapa kuat kesabaran seseorang apalagi kesabaran manusia b...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Gadis Gila dan Ajal
penulis kacangan
Novel
The Game After Married
Mustofa P
Cerpen
Seseorang Yang Tinggal di Pemakaman Gereja; M.R.James; penerjemah : Ahmad Muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Di Mana Aku?
Jie Jian
Novel
Alif Lam Mim
Zainur Rifky
Flash
Fenomena alam
Mahmud
Novel
Pasar Malam Terkutuk
Yaraa
Novel
Digital Fortress
Mizan Publishing
Flash
Jangan Makan Pisang Itu! Pamali!
Sena N. A.
Cerpen
Karina di Lorong Gelap
Ayesha Razeeta
Cerpen
Sang Pemancing dan Burung Kembara
Fazil Abdullah
Cerpen
Sihir Si Tunasihir
hyu
Skrip Film
misteri di apartemen
susi purwaningsih
Cerpen
SENDAKALA
Iena_Mansur
Novel
MISTERI SERUNI
DEEANA DEE
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gadis Gila dan Ajal
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Kado untuk Ayah
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Sebatang Kara
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Perwakilan rindu di pelupuk mata
penulis kacangan
Novel
Bronze
Kepompong
penulis kacangan
Novel
Bronze
Desa Absurd
penulis kacangan
Flash
Bronze
Hantu koplak
penulis kacangan
Flash
Bronze
Hantu galau
penulis kacangan
Flash
Bronze
Memadu kasih
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Formalitas di atas ranjang
penulis kacangan
Cerpen
Bronze
Pergilah Kasih Kejar Keinginanmu
penulis kacangan
Flash
Bronze
Untuk sebuah senyuman
penulis kacangan
Flash
Bronze
Brandal yang tersakiti
penulis kacangan
Flash
Bronze
Cicilan jalan-jalan
penulis kacangan
Flash
Bronze
Walid Di Tengah Badai
penulis kacangan